Uwais Al Qarni Memberikan Syafaat di Akhirat?

Uwais Al Qarni Memberikan Syafaat di Akhirat?

Pertanyaan:

Mohon penjelasan apakah benar bahwa Uwais Al Qarni mampu memberikan syafaat di akhirat?

Dari Joko Winarno Anggota Grup WA Bimbingan Islam  NO5 G-35

Jawaban:

Wallaahu a’lam.

Sejauh yang saya ketahui tidak ada dalil khusus tentang hal tersebut.

Pertanyaan antum sebetulnya kurang tepat, karena syafa’at itu milik Allah dan HANYA Allah yang berhak memberikannya. Adapun selain Allah hanya bisa memohonkan atau memintakan syafa’at, BUKAN MEMBERIKAN.
Nah, syafa’at itu sendiri ada dua macam: Syafa’at yang diakui dan Syafa’at yang dinafikan.
Syafa’at yang diakui keberadaannya ialah syafa’at yang dimintakan khusus kepada Allah, oleh pihak-pihak tertentun yang diizinkan oleh Allah, bagi orang-orang tertentu yang diridhai Allah.
Sedangkan syafa’at yang dinafikan ialah yang dimintakan kepada selain Allah, atau oleh pihak yang tidak diizinkan Allah, atau bagi orang yang tidak diridhai Allah.

Di antara syarat mutlak agar seseorang dapat memanfaatkan syafa’at ialah harus bertauhid. Sedangkan pihak-pihak yang akan diberi peluang untuk memintakan syafa’at bagi orang yang bertauhid, diantaranya ialah: Al Qur’an, Para Nabi, Malaikat, Orang yang mati syahid terhadap 70 orang kerabatnya, Orang-orang beriman dan amal shalih tertentu.
Dalil bahwa Para malaikat, Para Nabi dan Orang beriman dapat memohonkan syafa’at ialah hadits tentang firman Allah kepada orang beriman agar mengeluarkan saudara-saudara mereka dari Neraka:

” اذْهَبُوا فَأَخْرِجُوا مَنْ عَرَفْتُمْ، فَيَأْتُونَهُمْ فَيَعْرِفُونَهُمْ بِصُوَرِهِمْ، لَا تَأْكُلُ النَّارُ صُوَرَهُمْ، فَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ النَّارُ إِلَى أَنْصَافِ سَاقَيْهِ، وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ إِلَى كَعْبَيْهِ، فَيُخْرِجُونَهُمْ، فَيَقُولُونَ: رَبَّنَا أَخْرَجْنَا مَنْ أَمَرْتَنَا، ثُمَّ يَقُولُ: أَخْرِجُوا مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ وَزْنُ دِينَارٍ مِنَ الْإِيمَانِ، ثُمَّ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ وَزْنُ نِصْفِ دِينَارٍ، حَتَّى يَقُولَ: مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ “. فَيَقُولُونَ: رَبَّنَا قَدْ أَخْرَجْنَا مَنْ أَمَرْتَنَا، فَلَمْ يَبْقَ فِي النَّارِ أَحَدٌ فِيهِ خَيْرٌ ” قَالَ: ” ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ: شَفَعَتِ الْمَلَائِكَةُ، وَشَفَعَ الْأَنْبِيَاءُ، وَشَفَعَ الْمُؤْمِنُونَ، وَبَقِيَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ “،

Pergilah kalian dan keluarkan setiap orang yang kalian kenal, kata Allah. Lalu mereka pun mendatangi yg ada di neraka dan mengenali wajah mereka yg tidak tersentuh neraka. Ada diantaranya yang tersentuh neraka hingga setengah betisnya, dan ada yang hingga mata kaki. Lantas mereka pun mengeluarkan orang-orang tsb, lalu berkata: “Wahai Rabb kami, kami telah mengeluarkan orang-orang yang Kau perintahkan!”. Lalu Allah berfirman: “Keluarkanlah siapa pun yang masih menyisakan iman di hatinya walau hanya seberat sekeping uang 1 dinar… lalu keluarkan pula yang imannya hanya seberat setengah dinar…. Sampai Allah menyuruh dikeluarkan orang yang imannya hanya seberat semut paling kecil (dzarrah). Mereka lantas berkata lagi: “Wahai Rabb kami, kami telah mengeluarkan semua orang yang Kau perintahkan, sehingga tidak tersisa dalam neraka seorang pun yang masih punya kebaikan”. Ketika itu, Allah berkata: “Para malaikat telah memohonkan syafa’at, para Nabi telah memohonkan syafa’at, dan kaum mukminin telah memohonkan syafa’at, sehingga yang tersisa hanyalah Allah Arhamur Raahimiin (Dzat yang paling penyayang)…” . HR. Ahmad.

Adapun dalil bahwa Al Qur’an dapat memberikan syafa’at, demikian pula orang yang mati syahid, dan amal shalih tertentu, maka tersebar dalam beberapa hadits yang tidak perlu disebutkan satu-persatu.

Wallaahu a’lam.

Konsultasi Bimbingan Islam
Dijawab oleh Ustadz Dr. Sufyan Baswedan Lc MA

CATEGORIES
Share This

COMMENTS