FiqihKonsultasi

Umroh Bersama Orang Tua Atau Istri Dahulu

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Umroh Bersama Orang Tua Atau Istri Dahulu

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Umroh Bersama Orang Tua Atau Istri Dahulu, selamat membaca.


Pertanyaan:

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga rahmat dan ridho Allah selalu menyertai Ustadz dan keluarga, Izin bertanya, ana sudah berkeluarga dan berniat serta berkeinginan untuk umrah, pertanyaannya mana yang harus didahulukan dan diperbolehkan, ana umrah bersama istri terlebih dahulu, atau ana umrah bersama orang tua terlebih dahulu?

جزاك اللهُ خيراً

Jawaban:

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

1.Pertama perlu diketahui memberangkatkan orang tua untuk umroh atau haji tidaklah wajib akan tetapi jika mampu maka ini adalah bentuk berbakti yang sangat baik.

2.Begitu juga memberangkatkan istri untuk umroh bukan termasuk nafkah yang wajib akan tetapi jika mampu maka ini adalah bentuk kebaikan dan kesempurnaan rasa kasih sayang.

3.Jika ada dana terbatas maka pergilah untuk umroh sendiri saja.

4.Akan tetapi jika ada dana lebih, tapi belum bisa memberangkatkan orang tua dan kelurga, maka dahulukanlah umroh bersama orang tua karena ini bentuk berbakti bagi anak laki laki.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أَبُوكَ

Dari Abu Huroiroh Rhodiallahuanhu berkata, datang seorang laki laki kepada rosulullah shalallahu alahi wasallam sambil berkata : “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku berbakti kepadanya?” Beliau Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata; “Seorang laki-laki datang kepa Rasulullah shallallahu ‘alaihi menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa?” Beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa lagi?” Beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa?” Beliau menjawab: “Kemudian ayahmu.”
( HR. Muslim )

Semoga Allah mudahkan untuk bisa umroh semuanya.

Wallahu a’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh: 
Ustadz Fauzan Azhiimaa, Lc. حافظه الله

Related Articles

Back to top button