Tidak Mau Belajar Islam, Karena Takut Dosa Jika Tahu Hukumnya?

Tidak Mau Belajar Islam, Karena Takut Dosa Jika Tahu Hukumnya?

Tidak Mau Belajar Islam, Karena Takut Dosa Jika Tahu Hukumnya?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang tidak mau belajar islam, karena takut dosa jika tahu hukumnya?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga ustadz dan keluarga selalu dalam lindungan Allah dan diberi Rahmat Nya.

Alhamdulillah, Allah telah menghendaki saya beragama islam dan mengenal manhaj salaf. Sedikit demi sedikit saya belajar agama dan semakin saya belajar agama semakin saya merasa bodoh karena terlalu banyak yang tidak saya ketahui dan semakin takut ternyata banyak dosa yang telah saya kerjakan.

Sehingga sering saya berfikir “seandainya saya tidak tahu tentu saya tidak mendapat dosa karena kita tidak akan mendapatkan dosa atas kesalahan yang kita kerjakan karena kita tidak tahu”.
Saya sadar bahwa pemikiran tersebut salah, jadi ustadz mohon pencerahannya agar saya bisa terhindar atau menepis pikiran2 tersebut.
Jazaakallahu khairan,

Tanya Jawab AISHAH – akademi shalihah
(Disampaikan Oleh Fulanah – SahabatAISHAH)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Alhamdulillāh wa shalātu wa salāmu ‘alā rasūlillāh.

Semoga Allah memberikan keistiqamahan kepada saudari penanya dan kita semua, dan selalu menambahkan kepada kita hidayah-Nya sampai kita menemui-Nya.

Merupakan Suatu kenikmatan yang besar dan tanda cinta dari Allah kepada diri seorang hamba ketika dia dimudahkan untuk mengenal islam jauh lebih mendalam. Dan apa yang dirasakan oleh penanya juga dirasakan oleh orang lain, yaitu kesadaran bahwa banyak hal yang sebelumnya tidak kita ketahui ternyata bertentangan dengan syariat islam, dan karena sayang Allah kepada anda, Allah tunjukkan bahwa yang anti kerjakan dahulu adalah sebuah kesalahan sehingga anda bisa bertaubat.
Dan ketika seorang bertaubat, Allah tidak sekedar menghapus dosanya, tapi Allah jadikan dosanya dahulu menjadi pahala. Allah berfirman:

اِلَّا مَنْ تَابَ وَاٰمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَاُولٰۤىِٕكَ يُبَدِّلُ اللّٰهُ سَيِّاٰتِهِمْ حَسَنٰتٍ ۗ

“Kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka dosa – dosa mereka akan diganti Allah dengan kebaikan (pahala).”
(Al – furqan: 70).

Jangan sampai rasa sayang Allah tersebut, anda jadikan penyesalan.
“Kalau seandainya saya tidak tahu, maka saya tidak akan berdosa”. Seolah – olah lebih baik kita tidak perlu tahu tentang Allah daripada kita mengetahuinya, lebih baik kita tidak mendekat Allah dan sebagainya.

Ingat, tujuan kita hidup di dunia ini adalah menyembah Allah, sehingga kita harus cari tahu hidayah dan petunjuk bagaimana cara menyembah Allah, dan itu merupakan sebuah keharusan dan kewajiban.
Karena itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

طلب العلم فريضة على كل مسلم

“Menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim”
(HR. Ibnu Majah : 224).

Sehingga para ulama menjelaskan, ketidaktahuan seseorang akan sebuah dosa, karena dia tidak mau mencari tahu, akan tetap dihitung sebagai dosa. Karena dia tidak mau mencari petunjuk, apa yang Allah sukai dan apa yang Allah benci, yang menunjukkan dirinya tidak mau mengenal dan mendekat kepada Allah.

Maka, syukurilah ketika Allah memberi ilmu kepada anda tentang dosa masa lalu sehingga anda bisa bertaubat dan kembali kepada Allah.

Wallahu a’lam.

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Kamis,  03 Rajab 1441 H / 27 Februari 2020 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS