Tangan Menyentuh Anjing, Apakah Terkena Najis?

Tangan Menyentuh Anjing, Apakah Terkena Najis?

Tangan Menyentuh Anjing, Apakah Terkena Najis?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang tangan menyentuh anjing, apakah terkena najis?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga ustadz selalu diberikan kesehatan. Aamiin.

Saya mau bertanya tentang haram atau najisnya binatang anjing.
Bagian apa saja dari Binatang tersebut yang dianggap najis dalam agama islam?
Karena di tempat saya, banyak sekali yang memelihara binatang tersebut, dikhawatirkan najis tersebut mengenai pakaian dan lain sebagainya.
Syukron atas jawaban ustadz semoga allah selalu melimpahkan rahmat dan hidayah kepada kita semua.

(Disampaikan oleh Fulanah – Grup WA Sahabat BiAS G47)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Para ulama berbeda pendapat tentang kenajisan anjing. Sebagian menyatakan seluruh badan anjing adalah najis, sebagian yang lain menyatakan hanya air liurnya saja yang najis.
Yang benar, wallahu a’lam, air liurnya saja yang najis sesuai dengan teks hadits dimana Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

طُهُورُ إِنَاءِ أَحَدِكُمْ إِذَا وَلَغَ فِيهِ الْكَلْبُ أَنْ يَغْسِلَهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ أُولاَهُنَّ بِالتُّرَابِ

“Sucinya bejana di antara kalian yaitu apabila anjing menjilatnya adalah dengan dicuci tujuh kali dan awalnya dengan tanah.”
(HR. Muslim : 279)

Dan jika seseorang bersentuhan dengan badan anjing ia tidak terkena najis kecuali jika badannya anjing basah lalu basah tersebut menempel di badan atau tangan kita maka najis. Karena anjing memiliki kebiasaan menjilati badannya sendiri. Imam Ibnu Utsaimin menyatakan :

أما مس هذا الكلب فإن كان مسّه بدون رطوبة فإنه لا ينجّس اليد ، وإن كان مسّه برطوبة فإن هذا يوجب تنجس اليد على رأي كثير من أهل العلم ، ويجب غسل اليد بعده سبع مرّات إحداها بالتراب

“Adapun menyentuh anjing, jika saat menyentuh tanpa disertai adanya kebasahan, maka itu tidak membuat tangan menjadi kena najis.
Jika menyentuhnya disertai kebasahan maka ini menyebabkan tangan terkena najis berdasarkan pendapat banyak sekali para ahli ilmu. Dan wajib untuk dicuci tangan tersebut tujuh kali salah satunya dengan tanah.”
(Majmu’ Fatawa : 11/246).

Wallahu a’lam
Wabillahittaufiq

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Abul Aswad Al Bayati حفظه الله
Senen, 26 Rabiul Akhir 1441 H/ 23 Desember 2019 M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله 
klik disini

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS