NikahWanita

Ta’aruf Tapi Bertemu Di Luar Rumah, Beradabkah?

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Ta’aruf Tapi Bertemu Di Luar Rumah, Beradabkah?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan pembahasan tentang ta’aruf tapi bertemu di luar rumah, beradabkah? Selamat membaca.


Pertanyaan:

Bismillah. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Izin bertanya, ada seorang ikhwan yang mengajak ta’aruf namun tempat bertemu di luar rumah akhwat, bagaimana seorang akhwat menanggapi hal tersebut? Jazakumullah khairan katsiran.

(Ditanyakan oleh Santri Akademi Shalihah)


Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh

Jika ada seorang pria asing ingin mengajak wanita bertemu di luar rumah, maka jangan dituruti, itu adalah pembuka fitnah besar, yang benar ialah pria ini masuk melalui pintu depan rumah akhwat dengan beradab.

Allah Ta’ala berfirman;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ (27) فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فِيهَا أَحَدًا فَلَا تَدْخُلُوهَا حَتَّى يُؤْذَنَ لَكُمْ وَإِنْ قِيلَ لَكُمُ ارْجِعُوا فَارْجِعُوا هُوَ أَزْكَى لَكُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ (28) لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ مَسْكُونَةٍ فِيهَا مَتَاعٌ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا تَكْتُمُونَ (29)

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: “Kembali (saja)lah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak disediakan untuk didiami, yang di dalamnya ada keperluanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan.” (QS. An-Nuur: 27-29)

Sekali lagi, berhati-hatilah untuk ta`aruf secara langsung, batasi dengan sesuatu yang prinsip, yang akan digali atau informasi yang akan dikenalkan kepada orang yang akan dilamar atau melamarnya.

Bila info penting yang diinginkan sudah didapat dan akan lanjut untuk mencari informasi lebih detail maka hendaknya mencoba mencari tahu dari orang orang sekitarnya, bukan dari si dia (calon pasangan).

Kalau terus berkomunikasi kepada si dia, biasanya nantinya akan terjebak untuk mengobrol dengan berbagai bumbu cerita yang mengasyikkan sehingga akan bisa menyeret keduanya kepada pergaulan yang tidak sesuai syar`i alias melanggar batas dan kebablasan.

Wallahu A’lam.

Baca selengkapnya: https://bimbinganislam.com/inbox-ngajak-taaruf-bolehkah/

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag.
حفظه الله
Kamis, 24 Rabiul Awal 1443 H/ 20 Oktober 2022 M


Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

Ustadz Fadly Gugul, S.Ag

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2012 – 2016 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Takhosus Ilmi di PP Al-Furqon Gresik Jawa Timur | Beliau juga pernah mengikuti Pengabdian santri selama satu tahun di kantor utama ICBB Yogyakarta (sebagai guru praktek tingkat SMP & SMA) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Dakwah masyarakat (kajian kitab), Kajian tematik offline & Khotib Jum’at

Related Articles

Back to top button