Syahadat Hanya Dipandu Via Telfon, Apa Boleh?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang apakah boleh syahadat hanya dipandu via telfon?
selamat membaca.


Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 

Bismillah,

‘afwan Ustadz, izin bertanya sebuah pertanyaan yang cukup penting. Apabila ada seseorang yang mau masuk islam, apakah yang membimbing membaca syahadat harus orang yang ilmu agamanya sudah tinggi? Dan kalau hanya melalui telfon apakah boleh? Karena posisi orangnya sedang diisolasi di RS?

Syukron wa jazakallahu khayran, Ustadz.

(Disampaikan oleh Fulan, Member grup WA BiAS)

 


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Baca Juga:  Bolehkah Membatalkan Kontrak Kerjasama Secara Sepihak

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Tidak disyaratkan harus dibimbing oleh orang yang memiliki ilmu agama yang tinggi. Boleh juga Ia mempersaksikan syahadatnya melalui telfon.

Karena yang inti dari prosesi syahadat adalah disaksikan oleh kaum muslimin agar Ia mendapatkan hak-hak sebagai orang Islam dan bagian dari kaum Muslimin. Jika seseorang masuk Islam dan tidak mengumumkan keislamannya orang tidak tahu dan akan menganggapnya sebagai orang kafir karena ketidaktahuan mereka.

Namun, jika sudah diumumkan, maka Ia akan mendapatkan hak-hak sebagai orang Islam dan akan diperlakukan sebagai orang Islam oleh kaum muslimin.

Baca Juga:  Wirid dan Yasin untuk Menjalin Silaturahmi

wallahu a’lam

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Abul Aswad Al Bayati حفظه الله
Selasa, 18 Rajab 1442 H/ 02 Maret 2021 M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله  
klik disini