Susah Dapat Jodoh, Ujian Atau Balasan Karena Dosa bimbingan islam
Susah Dapat Jodoh, Ujian Atau Balasan Karena Dosa bimbingan islam

Susah Dapat Jodoh, Ujian Atau Balasan Karena Dosa?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki adab dan akhlak yang luhur berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang susah dapat jodoh, ujian atau balasan karena dosa?
Silahkan membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Allah Azza wa Jalla selalu menjaga Ustadz & keluarga.

Ustadz ijin bertanya, apakah seorang wanita yang hingga usia matang belum mendapat jodoh disebabkan karena dosa-dosanya? atau itu merupakan ujian bagi dirinya?
Jazakallah khoir atas jawabannya.

(Disampaikan oleh Fulanah, Member grup WA BiAS)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Tidak bisa dipastikan ini atau itu, semua bergantung kepada kondisi dari wanita tersebut. Jika ia seorang yang shalihah, bertaqwa hidup di atas ketaatan terhadap Allah ta’ala maka kesulitan yang ia dapatkan adalah merupakan ujian dari Allah untuk semakin mengangkat derajatnya di sisi Allah ta’ala.

Dengan ia tetap bersabar dan berharap pahala atas apa yang menimpanya. Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Baca:  Apakah Menyentuh Wanita Membatalkan Wudhu

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin.
Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.”

(HR. Muslim : 2999)

Namun jika kondisi si wanita tadi bergelimang maksiat, sering meninggalkan kewajiban agama, melanggar larangan-larangan Allah ta’ala maka keberadaan kesulitan yang menimpanya adalah merupakan bentuk musibah yang Allah timpakan untuk dirinya.

Baca:  Hukum Memperingati Maulid Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).”
(QS Asy-Syura : 30).

Semoga bermanfaat,
Wallahu ta’ala a’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Abul Aswad Al Bayati حفظه الله
Senin, 16 Rabiul Awwal 1442 H/ 02 November 2020 M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله  
klik disini