Shalat Memakai Baju Selutut, Kerudung Sebahu & Celana Panjang Ketat

Shalat Memakai Baju Selutut, Kerudung Sebahu & Celana Panjang Ketat

Pertanyaan

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Apa boleh muslimah shalat dengan memakai baju kurung selutut, kerudung sebahu dan celana panjang ketat?

Ana pernah lihat beberapa muslimah dari timur tengah shalat seperti ini pakaiannya. Syukron

(Sahabat BiAS T06 G-21)

Jawaban

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Tidak boleh wanita memakai pakaian ataupun celana ketat baik diluar shalat, lebih-lebih di dalam shalat. Syaikh Masyhur Hasan Ali Salman memasukkan hal ini ke dalam salah satu dari sekian banyak kesalahan orang-orang yang shalat dalam kitab beliau Al-Qaulul Mubin.

Diantara dalil yang melarang adalah sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam :

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا: قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُوْنَ بِهَا النَّاسَ، وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيْلَاتٌ مَائِلَاتٌ، رُؤُوْسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ، لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيْحَهَا، وَإِنَّ رِيْحَهَا لَيُوْجَدُ مِنْ مَسِيْرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan penghuni Neraka, yang belum pernah aku lihat, kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi. Mereka mencambuk manusia dengannya.

Dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, ia berjalan berlenggak-lenggok menggoyangkan (bahu dan punggungnya) dan rambutnya (disasak) seperti punuk unta yang condong. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak akan mencium aroma Surga, padahal sesungguhnya aroma Surga itu tercium sejauh perjalanan sekian dan sekian”. (HR Muslim : 2128).

Para ulama menjelaskan maksud dari “Berpakaian tapi telanjang” adalah memakai pakaian yang ketat. Dan keberadaan wanita dari timur tengah yang shalat memakai celana ketat tidak menjadi dalil dalam agama kita.

Wallahu a’lam

Konsultasi Bimbingan Islam

Ustadz Ustadz Abul Aswad Al-Bayati

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS