AqidahKonsultasi

Perkataan Seandainya Dalam Suatu Perkara

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Perkataan Seandainya Dalam Suatu Perkara

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Perkataan Seandainya Dalam Suatu Perkara, selamat membaca.


Pertanyaan:

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Afwan izin bertanya terkait perkataan seandainya, Saya mengucapkan, “Saya sangat menyesal tidak menolong kucing itu dan keesokan harinya saya mendapati kucing tersebut meninggal. Seandainya, saya membawanya ke dokter waktu itu, (lalu saya menghentikan ucapan saya, dan teringat bahwa apapun yang saya lakukan, tidak akan merubah takdir kematian bagi si kucing, Allah Ta’ala telah menakdirkannya meninggal saat itu. Maka, saya lanjutkan ucapan saya).” Tentu saya tidak akan semenyesal sekarang. Saya tahu kalaupun saya menolongnya, ia tetap tidak dapat lari dari takdir kematiannya. Hanya saja, saya tidak menyesal jika saya telah melakukan yang terbaik dengan menolongnya. Apakah ada yang keliru dari saya ustadz?

جزاك اللهُ خيراً

Jawaban:

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

Yang terbaik kita tidak katakan “seandainya” tapi katakan ini sudah takdirnya Allah Ta’ala, karena Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam pernah bersabda,

اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ ، اِحْـرِصْ عَـلَـى مَا يَـنْـفَـعُـكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَـعْجَـزْ ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَـيْءٌ فَـلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِـّيْ فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَـذَا ، وَلَـكِنْ قُلْ: قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh daripada mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, “Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu”. Tetapi katakanlah, “Qadarullah wa ma sya-a fa’al* (hal ini telah ditakdirkan Allâh dan Allâh berbuat apa saja yang dikehendaki-Nya). Karena ucapan “seandainya” akan membuka pintu perbuatan syaitan”. (HR. Muslim no 2664)

Wallahu Ta’ala A’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh: 
Ustadz Fikri Hilabi, S.Ag. حافظه الله

Related Articles

Back to top button