Pemberian Nama Islami Komunitas Untuk Syiar Islam

Pemberian Nama Islami Komunitas Untuk Syiar Islam

Pemberian Nama Islami Komunitas Untuk Syiar Islam

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Ijin bertanya ustadz, bagaimana hukum memberi nama komunitas dengan nama yang islami dengan niat dan tujuan syiar dakwah bukan untuk tujuan komersial? Misal nama komunitas pengajian ‘Kajian Sunnah‘, agar masyarakat lebih mengenal kepada kata sunnah, arti sunnah dan juga implementasi dari sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam, bukan bermaksud utk menjudge bahwa ini kajian sunnah, yang situ kajian bid’ah, begitu juga dengan komunitas Bikers Sunnah yang mungkin dalam tujuannya nama dan komunitas tersebut sebagai wasilah syiar Islam yang menyasar kepada sekelompok komunitas yang hobinya otomotif motor agar lebih mengenal agama islam sesuai dengan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam

Jazakumullah khairan

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

(Admin N07)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in.

Boleh boleh saja. Bahkan terlarang bagi kita untuk memberi nama, inisial, singkatan, atau julukan dengan yang jelek.

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰ أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِّن نِّسَاءٍ عَسَىٰ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ} [الحجرات : 11]

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim” (QS Al-Hujurot 11).

Adapun bagi sebagian golongan yang “baper” dan kurang husnudzon dengan mengatakan; lho emangnya selain yang kajian sunnah berarti menyelisihi sunnah?
Maka silahkan jawab, kenapa ndak dari dulu membuat istilah kajian sunnah sebelum kami? kami juga tidak baper saat ada yang membuat kajian ikhwanul muslimin, lalu mengatakan “memangnya kami bukan termasuk muslimin?”

Justru sunnahnya memang berlomba lomba memberi nama yang baik. Namun tentu saja nama mencerminkan perilakunya, mencerminkan kebiasaanya, mencerminkan ideologinya. Maka saat memberi nama Biker Sunnah misalnya, jangan sampai muru’ah sunnah menjadi hilang karena justru mengamalkan yang menyelisihi sunnah.

Wallohu A’lam
Wabillahittaufiq.

Dijawab dengan ringkas oleh:
👤 Ustadz Rosyid Abu Rosyidah حفظه الله
📆 Rabu, 22 Jumada al-Akhirah 1440H / 27 Februari 2019M

CATEGORIES
Share This

COMMENTS