Orang Yang Menginginkan Kebaikan Bagi Orang Lain

Orang Yang Menginginkan Kebaikan Bagi Orang Lain

Mutiara Faedah

Orang Yang Menginginkan Kebaikan Bagi Orang Lain

Di antara manusia ada orang-orang yang Allah inginkan kebaikan padanya. Kita berharap mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang diinginkan oleh Allah agar mendapatkan kebaikan tersebut.

Disebutkan dalam hadits yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan lainnya, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إذا أراد الله بعبد خيرا استعمله قيل : ما يستعمله ؟ قال : يفتح له عملا صالحا بين يدي موته حتى يرضي عليه من حوله

“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah jadikan ia beramal.” Lalu para sahabat bertanya, “Apa yang dimaksud dijadikan dia beramal?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dibukakan untuknya amalan shalih sebelum meninggalnya sehingga orang-orang yang berada di sekitarnya ridha kepadanya.” [Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam shahih Jami’ no 304]

Allah inginkan kebaikan bagi setiap hambaNya, namun adakalanya hamba tersebut enggan mendapatkan kebaikan. Diantara sifat mulia adalah tatkala saudaranya mendapat kebaikan ia menyebarkannya dan menutupi kekurangannya. Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’dy rahimahullah berkata:

إن رأى من أخيه خيرا أذاعه ونشره، وإن اطلع منه على عيب كتمه وستره

“Jika dia melihat kebaikan dari saudaranya maka dia memberitakan dan menyebarluaskannya, dan jika dia mengetahui kekurangannya maka dia menyembunyikan dan menutupinya.” (Ar-Riyadh an-Nadhirah, hlm. 44)

Bersabarlah ketika anda mendapatkan cobaan, karena cobaan itu untuk menggugurkan dosa atau mengangkat derajat. Allah selalu bersama orang-orang yang sabar. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَا يَزَالُ الْبَلَاءُ بِالْمُؤْمِنِ أَوْ الْمُؤْمِنَةِ فِي جَسَدِهِ وَفِي مَالِهِ وَفِي وَلَدِهِ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَمَا عَلَيْهِ مِنْ خَطِيئَةٍ

“Senantiasa ujian itu menerpa mukmin atau mukminah pada jasadnya, harta dan anaknya sampai ia bertemu dengan Allah dalam keadaan tidak mempunyai dosa.” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albani).

Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang Engkau inginkan kebaikan, beri kami kesabaran untuk menjalankan perintah-Mu dan menjauhi larangan-Mu.

Ditulis Oleh:
Ustadz Abu Ruwaifi’ Saryanto, S.Pd.I. حفظه الله
(Kontributor Bimbinganislam.com)



Ustadz Abu Ruwaifi Saryanto, S.Pd.I.
Da’i mukim Yayasan Tebar Da’i Mukim di Bandungan, Alumni STAI Ali Bin Abi Thalib,
Mahasiswa Magister Hukum Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abu Ruwaifi 
klik disini

CATEGORIES
Share This

COMMENTS