AqidahArtikelKonsultasi

Minta Ruqyah, Apakah Boleh? Bagaimana Jika Tidak Bisa Ruqyah Mandiri?

Minta Ruqyah, Apakah Boleh? Bagaimana Jika Tidak Bisa Ruqyah Mandiri?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang minta ruqyah, apakah boleh? bagaimana jika tidak bisa ruqyah mandiri?
selamat membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga ustadz selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Afwan ustadz saya ingin bertanya, jika seseorang memiliki keluhan mudah marah-marah, mudah lupa, mudah lupa rokaat sholat, sering melamun, sering mimpi buruk, sering pusing dan tengkuk terasa berat, saat waktu maghrib selalu marah-marah. Juga saat haid, kadang saat haid sampe bingung linglung seperti orang gangguan jiwa ,malas beribadah, apakah orang ini harus diruqyah?

Baca Juga :  Karena Diambil Dari Pajak, Bagaimana Status Gaji PNS? Halal Atau Haram?

Apa hukumnya meminta ruqyah, apakah diperbolehkan?
Orang ini pernah mencoba rukyah sendiri selalu nangis-nangis sendiri dan mual-mual sama muntah gitu ustadz. Mohon pencerahannya..
Jazaakallahu khairon

Tanya Jawab AISHAH – akademi shalihah
(Disampaikan Oleh Fulanah – SahabatAISHAH)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Alhamdulillāh wa shalātu wa salāmu ‘alā rasūlillāh.

Pertama, Ruqyah syar’iyyah disyariatkan kapan pun walaupun bukan karena gangguan jin. Karena sejatinya ruqyah dengan alquran dan doa-doa yang diajarkan rasulullah ﷺ berguna agar Allah melindungi kita dari segala bahaya.
Karenanya kita disyariatkan untuk membaca dzikir pagi dan sore, begitu pula sebelum tidur. Jadi tidak perlu menunggu gangguan jin berupa kesurupan dahulu baru kita mencoba untuk meruqyah.

Baca Juga :  Dalil Shalat Sunnah 4 Rakaat Sebelum Ashar

Kedua, meminta ruqyah bukanlah suatu perkara yang diharamkan, hanya saja orang yang meminta ruqyah tidak mendapatkan keutamaan masuk surga tanpa hisab. Jadi jangan salah persepsi dan menganggap orang yang minta ruqyah berdosa dan terhalang dari surga. Rasulullah ﷺ bersabda tatkala menyebutkan orang-orang yang masuk surga tanpa hisab:

هُمُ الَّذِينَ لا يَسْتَرْقُونَ، ولَا يَتَطَيَّرُونَ، ولَا يَكْتَوُونَ، وعلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“Mereka adalah orang-orang yang tidak meminta ruqyah, tidak bertathoyyur, tidak memakai kai, dan mereka bertawakkal kepada rabb mereka”
(HR. Bukhari : 5705).

Sehingga tidak masalah jika ia meminta untuk diruqyah, atau langsung saja anda bersama teman–teman berinisiatif untuk meruqyah atau mencarikan seorang yang biasa meruqyah tanpa harus menunggu permintaan dari teman anda tersebut.

Wallahu a’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Kamis, 04 Rabiul Akhir 1442 H / 19 November 2020 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini

Baca Juga :  Hukum Bekerja Sebagai Pengacara

USTADZ MUHAMMAD IHSAN, S.Ag., M.HI.

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2011 – 2015, S2 Universitas Muhammadiyah Surakarta Hukum Islam 2016 – 2021 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Dauroh Syaikh Sulaiman & Syaikh Sholih As-Sindy di Malang 2018, Beberapa dars pada dauroh Syaikh Sholih Al-’Ushoimy di Masjid Nabawi, Dauroh Masyayikh Yaman tahun 2019, Belajar dengan Syaikh Labib tahun 2019 – sekarang | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Kegiatan bimbingan islam

Related Articles

Back to top button