Mengqadha Hutang Puasa Orang Tua Yang Sudah Meninggal Atau Membayar Fidyah?

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Mengqadha Hutang Puasa Orang Tua Yang Sudah Meninggal Atau Membayar Fidyah?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Mengqadha Hutang Puasa Orang Tua Yang Sudah Meninggal Atau Membayar Fidyah. selamat membaca.

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum wr wb.. Ustadz, saya ingin bertanya. apakah jika kita tahu orang tua kita punya hutang puasa 5 hari. lalu beliau meninggal.

Apakah kita wajib membayar nya? beliau meninggal tahun 2015. jika saya wajib membayar nya maka saya harus bayar berapa ya ustad? jazakallah khair ustad,

Ditanyakan oleh Sahabat AISHAH (Akademi Shalihah)


Jawaban:

Wa’alaikumussalam Warahmatulllah Wabarakatuh

Jika orang tua yang meninggal itu -rahimahumullah- meninggalkan puasa selama 5 hari, maka anda bisa menggantinya dengan membayar fidyah, diambil dari hartanya (sebelum dibagi warisan) atau anak membayarkan fidyah orang tua yang meninggal, bila ia tidak meninggalkan warisan sama sekali.

Sehari puasa yang ditinggalkan diganti dengan membayar fidyah 1 mud atau kira-kira 600 gram beras (dibulatkan), jika 5 hari, maka membayar 3 kg beras dan diserahkan pada fakir miskin (bukan dibayar dengan uang).

Wallahu Ta’ala A’lam.

Sumber : Ringkasan Fiqih Islam Menurut Madzhab Syafi’i (Matan Abu Syuja’)

Disusun oleh:
Ustadz Fadly Gugul حفظه الله
(Dewan Konsultasi Bimbinganislam.com)

Rabu, 13 Jumadil Awal 1444H / 7 Desember 2022 M 


Ustadz Fadly Gugul حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

 

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button
situs togel dentoto https://sabalansteel.com/ https://dentoto.cc/ https://dentoto.vip/ https://dentoto.live/ https://dentoto.link/ situs togel situs toto toto 4d dentoto omtogel http://jeniferseo.my.id/ https://seomex.org/ omtogel