Membayar Fidyah Dengan Memberi Makan Lewat Penyedia Jasa bimbingan islam (1)
Membayar Fidyah Dengan Memberi Makan Lewat Penyedia Jasa bimbingan islam (1)

Membayar Fidyah Dengan Memberi Makan Lewat Penyedia Jasa

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang membayar fidyah dengan memberi makan lewat penyedia jasa.
selamat membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga ustadz selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Ustadz, apakah diperbolehkan membayar fidyah melalui jasa penyedia makanan?
Misalnya kita pesan makanan ditempat tersebut, kita serahkan uangnya dan jasa tersebut yang mengantarkan makanan ke fakir miskin?

Dan apakah yang berhak menerima fidyah itu hanya fakir miskin? Bolehkah menyalurkan fidyah kita ke panti asuhan?
Syukron wa jazakallahu khoyron.

Tanya Jawab AISHAH – akademi shalihah
(Disampaikan Oleh Fulanah – SahabatAISHAH)

Baca:  Hukum Jual Beli di Dalam Masjid

Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Alhamdulillāh wa shalātu wa salāmu ‘alā rasūlillāh.

Para ulama menjelaskan bahwa fidyah orang yang tidak berpuasa harus berupa makanan dan diberikan kepada fakir miskin, hal ini berdasarkan firman Allah :

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin”.
(QS. Albaqarah: 184).

Baik orang miskin tersebut adalah tetangganya, orang panti asuhan dan sebagainya, selama dia miskin (atau faqir) dia berhak menerima fidyah.

Sedangkan, masalah menyuruh penjual makanan untuk menyerahkan fidyah tersebut kepada fakir miskin, maka ini dibolehkan, karena kita menjadikan penjual tersebut sebagai wakil untuk menyerahkan makanan kepada orang miskin dengan syarat wakil tersebut adalah orang yang amanah.

BACA JUGA
Baca:  Tentang Doa Untuk Orang Tua

Wallahu a’lam.

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Jum’at,  05 Dzulqa’dah 1441 H / 26 Juni 2020 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini