Membantu Orang Kafir Merayakan Hari Raya

Para pembaca Bimbinganislam.com yang baik hati berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang membantu orang kafir merayakan hari raya.
Silahkan membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Saya mau tanya ustadz, saya seorang arsitek, pernah diminta membuat backdrop/mimbar sebuah gereja, dan saya sadar itu adalah kesalahan, tapi saya tetap mengerjakannya. Bagaimana ya ustadz hukumnya? Terima kasih ustadz.

(Disampaikan oleh Fulan, sahabat BiAS).


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du
Ayyuhal Ikhwan wal Akhwat baarakallah fiikum Ajma’in.

Termasuk Pelanggaran Syari’at

Jika seseorang pernah membantu membuat tempat ibadah agama non-Islam, atau ikut pembuatan bangunan dan dekorasi yang menyertainya, maka semua ini termasuk dalam pelanggaran syariat dan bentuk kezhaliman yang nyata dalam ajaran agama kita yang mulia.

Baca Juga:  3 Dosa Penghapus Amal

Solusi: Perbanyak Istighfar dan Bertaubat

Solusinya adalah Perbanyak istighfar dan bertaubat nasuha (jujur) kepada Allah Ta’ala, semoga Allah Ta’ala memberikan ampunan dan rahmat-Nya yang Maha Luas.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

قل يا عبادي الذين أسرفوا على أنفسهم لا تقنطوا من رحمة الله إن الله يغفر الذنوب جميعا إنه هو الغفور الرحيم. وأنيبوا إلى ربكم

“Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya, Sungguh Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan Kembalilah kalian kepada Tuhan Kalian (Bertaubat) ..”. (QS. Az-Zumar: 53-54).

Al Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan,

Baca Juga:  Apakah Jamaah Haji yang Meninggal di Madinah Sebelum Melaksanakan Ibadah Haji, Mendapatkan Pahala Haji?

هذه الآية الكريمة دعوة لجميع العصاة من الكفرة وغيرهم إلى التوبة والإنابة, وإخبار بأن الله تعالى يغفر الذنوب جميعا لمن تاب منها ورجع عنها, وإن كانت مهما كانت وإن كثرت وكانت مثل زبد البحر

“Ayat ini merupakan seruan bagi seluruh pelaku maksiat, baik maksiat kekufuran maupun yang lainnya, untuk bertaubat dan kembali kepada Allah Ta’ala, dan juga merupakan kabar bahwa Allah Ta’ala mengampuni dosa seluruhnya bagi siapapun yang bertaubat dan kembali dari dosa-dosa tersebut, bagaimanapun keadaan dosa-dosanya, walaupun dosa-dosanya banyak, bahkan seperti buih di lautan.” (lihat Kitab Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim, 4/111).

Wallahu Ta’ala A’lam.

 

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Selasa, 23 Sya’ban 1442 H / 6 April 2021 M



Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

 

Baca Juga:  Makmum Masbuq Tahiyat