Makmum Tidak Sempat Membaca Al-Fatihah Karena Imam Rukuk, Apakah Sholatnya Sah bimbingan islam
Makmum Tidak Sempat Membaca Al-Fatihah Karena Imam Rukuk, Apakah Sholatnya Sah bimbingan islam

Makmum Tidak Sempat Membaca Al-Fatihah Karena Imam Rukuk, Apakah Sholatnya Sah?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang makmum tidak sempat membaca al-fatihah karena imam rukuk, apakah sholatnya sah?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Ustadz dan keluarga selalu dalam kebaikan dan lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Pertanyaan saya, apabila saya sebagai makmum dan pada rakaat pertama tidak sempat membaca al-fatihah secara lengkap, dikarenakan imam sudah berisyarat ruku’. Apakah sholat saya termasuk sah ataukah tidak ?

(Disampaikan oleh Fulanah, penanya dari grup Hijrah Diaries Putri-2)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Bismillah walhamdu lillah wash shalaatu wassalaamu ‘ala Rasulillah wa ‘ala aalihi wa shahbihi waman waalaah.
Amma ba’du,

Untuk permasalahan membaca Al Fatihah, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda;

لَا صَلَاةَ لِمَن لَمْ يَقْرَأْ بفَاتِحَةِ الكِتَابِ.

“Tidak sah shalat bagi siapa saja yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Surat Al Fatihah)”.
[HR. Bukhari no. 756]

Maka, membaca Surat Al Fatihah adalah di antara rukun-rukun shalat. Akan tetapi, membaca Surat Al Fatihah akan gugur bagi makmum bila dalam dua kondisi, yaitu;

Pertama, ketika makmum mendapati imam dalam posisi ruku’ kemudian dia ruku’ bersamanya.
Hal ini sebagaimana hadits Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu bahwa dia berjalan untuk masuk dalam shaf shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang dalam kondisi ruku’, padahal beliau belumlah sampai dalam shaf tersebut.
Ketika hal itu disampaikan kepada Nabi shallallahu ’alaihi wasallam, beliau bersabda:

زَادَكَ اللَّهُ حِرْصًا وَلا تَعُدْ

“Semoga Allah menambahkan semangatmu, tapi jangan kamu ulangi (perbuatan tersebut).”
[HR. Bukhari, no. 783]

Kedua, bila makmum mendapati imam dalam posisi masih berdiri, kemudian dia shalat bersama imam. Dan ternyata ketika bacaan Surat Al Fatihah-nya belum selesai imam sudah ruku’, akhirnya diapun ikut ruku’ juga, maka raka’at tersebut tetaplah dihitung.

Berkata Syaikh Utsaimin rahimahullah :
“Apabila makmum masuk (shalat) dan imam ingin untuk ruku’, sedang tak memungkinkan bagi makmum untuk membaca Surat Al Fatihah. Maka jika tidak tersisa atasnya kecuali satu ayat atau semisalnya. Yang masih memungkinkan baginya untuk menyempurnakan Al Fatihah dan mengejar imam dalam ruku’nya, maka ini bagus.
Akan tetapi bila masih tersisa banyak ayat, apabila dia membacanya akan ketinggalan ruku’ imam, maka dia ruku’ bersama imam walaupun bacaan Surat Al Fatihahnya belumlah sempurna.”
[Majmu’ Fatawa Ibnu Utsaimin (15/106). Lihat Syarah Mumti’ 3/242-248].

Berdasarkan keterangan di atas, maka shalat anda adalah sah.

Semoga bermanfaat.
Wallahu Tabaaraka wa Ta’ala A’lam,
Wa Akhiru da’waanaa anil hamdu lillahi Rabbil ‘aalamin.

 

Dijawab oleh:
Ustadz Fajar Basuki, Lc. حفظه الله
Jum’at, 20 Jumadal Akhirah 1441 H/ 14 Februari 2020 M



Ustadz Fajar Basuki, Lc. حفظه الله
Beliau adalah Alumnus Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam and Arab (LIPIA) Jakarta
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fajar Basuki, Lc. حفظه الله 
klik disini