page hit counter

Makmum Masbuq Tahiyat

Makmum Masbuq Tahiyat

Pertanyaan:

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ustadz, jika masbuk dapat tasyahud 3 kali, Apakah kita baca 2 tasyahud awal 1 tasyahud akhir ATAU 2 kali baca seperti biasa,dan yang 1 tasyahud hanya ikuti gerakan imam tanpa baca.

جَزَاك اللهُ خَيْرًا

(Dari Wisnu di Jakarta Anggota Grup WA Bimbingan Islam N05 G-17)

Jawab:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Setiap makmum masbuk diperintahkan untuk menyusul jamaah shalat di mesjid dan mengikuti imamnya, dalam keadaan apa pun sang imam berada; berdiri kah, rukuk kah, sujud kah atau duduk kah. Kemudian ia harus meng qadha’ rakaat yang tertinggal setelah imamnya salam. Tidak ada pilihan lain baginya selain itu.

Berangkat dari sini, si masbuk tetap harus mengikuti imamnya membaca tasyahhud. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin pernah ditanya sebagai berikut:

Ada seseorang yang menyusul imamnya ketika tasyahhud akhir, apakah dia cukup membaca tasyahhud saja ataukah juga membaca shalawat dan doa? Tolong sebutkan dalilnya!

Jawab beliau:

Jika ia mendapati imamnya pada saat tasyahhud, maka ia mengikutinya dan membaca tasyahhud dan melanjutkannya hingga selesai, sebab ia duduk dalam kondisi itu tidak lain ialah demi mengikuti imamnya, sehingga hendaknya ia mengikuti sang imam dalam duduk sekaligus dalam membaca bacaan yang disyariatkan ketika duduk tersebut. Inilah yang masyru’ baginya.

Namun andai ia mencukupkan dengan bacaan tasyahhud awal saja, maka kuharap tidak mengapa. Namun afdhalnya ialah ia mengikuti bacaan imamnya secara lengkap, dan ini berangkat dari keumuman sabda Nabi

(فما أدركتم فصلّوا)

yang artinya: “Apa saja yang kalian dapati maka shalat-lah” Demikian pula dalam hadits lain beliau bersabda

(إذا أتى أحدكم الصلاة والإمام على حال فليصنع كما يصنع الإمام)

yang artinya, “Bila seseorang mendatangi shalat jamaah sedangkan imamnya berada dalam kondisi tertentu, maka perbuatlah sebagaimana yang diperbuat Imam tersebut.” (Fatawa Islamiyah 1/300).

Kesimpulannya: antum membaca tasyahud sesuai dengan imamnya. Kalau misalnya masbuk shalat maghrib 1 rokaat, berarti tasyahhud yang pertama membaca tasyahhud saja, lalu yang kedua membaca tasyahhud di tambah shalawat dan doa, demikian pula bacaannya pada saat tasyahhud ketiga.

Namun jika mendapati imam tasyahhud akhir, maka dia ikut membaca tasyahhud tambah shalawat dan doa, lalu pada tasyahhud kedua cukup membaca tasyahhud saja, sedangkan tasyahhud ketiga membaca tasyahhud tambah shalawat dan doa.

Wallahu a’lam

Referensi:

https://islamqa.info/ar/157616

Konsultasi Bimbingan Islam

Dijawab oleh Ustadz Dr. Sufyan Baswedan Lc MA

CATEGORIES
Share This

COMMENTS