Lebih Utama Mengambil Rukhshah Saat Safar

Lebih Utama Mengambil Rukhshah Saat Safar

Manakah lebih utama mengambil rukhshah saat safar atau tidak mengambilnya? Apakah harus mengambil rukhshah yang ada, atau hanya jika merasa berat saja? Simak penjelasannya berikut ini!

Lebih Utama Mengambil Rukhshah Saat Safar

Tanya Jawab Grup WA Admin Ikhwan Bimbingan Islam

Pertanyaan:

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Ustadz, apakah boleh kita melakukan sholat tanpa qoshor ketika kita lagi safar, soalnya kita masih punya waktu luang?  Dan manakah yang lebih afdhol ustadz?

Syukron ustadz,

Baarakallaahu fiik

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

(Ditanyakan oleh Admin BiAS N08)

Jawaban:

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in.

Jika pertanyaannya boleh ataukah tidak, maka jawabannya boleh karena rukhshah itu adalah keringanan yang boleh kita ambil ataupun tidak.

Yang kedua jika pertanyaannya mana yang lebih utama mengambil rukhshah atukah tidak mengambil rukhshah?

Maka jawabannya para ulama berselisih dalam masalah ini. Dan kami lebih tentram dengan pendapat yang menyatakan lebih utama mengambil rukhshah saat safar berdasarkan banyak dalil diantaranya:

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمْ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمْ الْعُسْرَ

“Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS Al-Baqarah: 185).

Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إن الله يحب أن تؤتى رخصه كما يحب أن تترك معصيته

“Sesungguhnya Allah tabaraka wa taála suka ketika rukhshah dari-Nya diambil, sebagaimana Ia membenci tatkala maksiat kepada-Nya dilakukan.”  (HR Ibnu Hibban: 354, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Irwa’ul Ghalil: 3/10).

Ya’la bin Umayyah pernah bertanya kepada Umar bin Khattab tentang firman Allāh Subhānahu wa Ta’āla:

Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu menqashar shalat(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu musuh yang nyata bagimu. (QS An-Nisa’: 101).

Padahal sekarang kita sudah aman (harusnya tidak perlu qashar), Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu berkata:

عجب مما عجبت منه ، فسألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن ذلك . فقال: صدقة تصدق الله بها عليكم ، فاقبلوا صدقته .

Saya juga heran sebagaimana engkau heran, lantas saya bertanya kepada Rasulullah masalah itu dan bersabda, “(Ruhshah itu adalah) Shadaqah yang diberikan oleh Allah kepadamu dan terimalah shadaqah-Nya.” (HR. Muslim: 686).

Wallahu A’lam

Wabillahittaufiq.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Abul Aswad Al Bayati حفظه الله
Jum’at, 03 Shafar 1440H / 12 Oktober 2018M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله  
klik disini

CATEGORIES
Share This

COMMENTS