Kontrak Rumah Atau Ambil Kredit Perumahan Rakyat?

Kontrak Rumah Atau Ambil Kredit Perumahan Rakyat?

Pertanyaan

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه

Afwan ustadz, pertanyaan titipan Sahabat BIAS.

Saya dan keluarga masih menumpang di rumah orang tua saya. Dari  dulu suami diajak mengontrak rumah selalu tidak mau, alasannya takut tidak bisa mencukupi kehidupan sehari-hari, padahal saya  ingin sekali mandiri ditambah anak-anak saya yang sudah tidak kecil lagi  membutuhkan kamar-kamar sendiri, dan akhir-akhir ini saya semakin tidak betah karena adik perempuan saya mulai bersikap kasar.

Saya  selalu minta untuk kontrak rumah tapi suami inginnya kredit KPR.

Pertanyaan saya:

1. Bagaimana solusi dari permasalahan saya ini, apakah saya ikut nasehat suami atau saya tetap membujuk suami agar bisa hidup mandiri dengan cara mengontrak?

2. Bagaimana cara membujuk suami dengan baik agar mau hidup mandiri dengan cara mengontrak tapi tidak dengan membeli rumah secara kredit KPR?

Syukron wa jazaakallaahu khairan ustadz.

(Dari Ummu Hanif,  Admin BiAS)

Jawaban

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajmain.

1. Solusinya adalah membujuk suami untuk tinggal mandiri dengan mengontrak dan tidak ikut program KPR, kecuali jika ada kredit yang syar’i. Dan setahu ana saat ini sudah banyak developer rumah yang menawarkan cicilan atau pembayaran syar’i.
Namun apapun keputusan suami, disitulah ketundukan istri.

2. Adab & Pelayanan yang maksimal atau memuaskan. Luluhnya laki-laki, mayoritas karena kelembutan dan pelayanan.
Itu fakta.

Wallohu A’lam
Wabillahit Taufiq

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Rosyid Abu Rosyidah حفظه الله
(Dewan Konsultasi Bimbinganislam.com)

Tanya Jawab
Grup Admin Bimbingan Islam
Kamis, 21 Sya’ban 1438H / 18 Mei 2017M

CATEGORIES
Share This

COMMENTS