Kapan Sujud Sahwi Dilakukan?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki adab dan akhlak yang luhur berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang kapan sujud sahwi dilakukan?
Silahkan membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

 Bismillah..
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kemudahan kepada kita semua agar tetap istiqamah di atas manhaj salaf, aamiin

‘Afwan yaa Ustadz, mohon ijin bertanya:

1. Apa yang harus dilakukan jika pada rakaat pertama sudah melakukan tahiyat awal, baru teringat ketika bangkit dari duduk tahiyat awal tersebut?

2. Pada saat kapan sujud sahwi dilakukan? Sebelum atau sesudah salam?

Jazaakallahu khayran wa baarakallaahu fiik

Baca Juga:  Syirik yang Tidak Diketahui dan Disadari Sampai Akhir Hayat

(Disampaikan oleh Fulan, Member grup WA BiAS)

 


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

 Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh

Para ulama berbeda pendapat di dalam menetapkan kapan waktu pelaksanaan sujud sahwi. Sebagian ulama menyatakan jika kekeliruan berupa kekurangan maka dilakukan sebelum salam, jika berupa penambahan maka dilakukan setelah salam.

Dan sebagian yang lain menyatakan sujud sahwi bebas dilakukan sebelum salam maupun setelah salam. Terutama jika pelakunya adalah orang awam yang tidak menekuni dan mempelajari sunnah dengan detail. Syaikh Husain Al-Awayisyah menyatakan,

قلت: أمَّا من لم يكن له اشتغال بالسنّة المطهرة، فله أن يسجد قبل التسليم أو بعده، وذلك من باب التيسير الذي هو سِمة هذا الدين.
وقد أفادني شيخنا -حفظه الله- جواز ذلك سواءٌ أكان ذلك قبل التسليم أو بعده

“Aku katakan ; adapun bagi orang-orang yang tidak menyibukkan diri dengan sunnah yang suci, maka boleh bagi dia untuk melakukan sujud sahwi sebelum salam ataupun sesudah salam. Yang seperti ini adalah bagian dari prinsin “KEMUDAHAN” yang menjadi karakter agama ini. Syaikh kami (Syaikh Al-Albani) juga telah memberikan faidah kepada kami tentang bolehnya hal tersebut, baik sujud sahwi dilakukan sebelum ataupun sesudah salam.” (Mausu’ah Fiqhiyyah Muyassarah : 2/93).

Baca Juga:  Antara Jilbab Dan Bekerja Untuk Melunasi Hutang Orang Tua

Wallahu ta’ala a’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Abul Aswad Al Bayati حفظه الله
Senin, 01 Sya’ban 1442 H/ 15 Maret 2021 M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله  
klik disini