FiqihKonsultasiWaris

Kapan Boleh Mengambil Jatah Warisan?

Kapan Boleh Mengambil Jatah Warisan?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang kapan boleh mengambil jatah warisan?
selamat membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Assalamu’alaikum warahmatullah, Ustadz.

Izin bertanya. Paman saya meninggal dan beliau meninggalkan 1 orang ibu, 5 orang saudari dan 1 orang saudara laki-laki. Paman saya rahimahullah ini punya jam tangan dan barang lainnya (seperti emas, pakaian, HP, dan lain-lain) yang beliau tinggalkan di rumahnya. Apakah saudara laki-laki dan perempuan paman saya ini dapat langsung mengambil barang-barang milik mayit? Atau tetap harus menunggu untuk dibagi berdasarkan aturan syar’i?

Jazakallahu khairan, Ustadz.

Baca Juga :  Pekerjaan Bagi Perempuan

(Disampaikan oleh Fulan, sahabat BiAS).


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Semua harta peninggalan mayat harus dikelola dengan tahapan sebagai berikut:

1. Digunakan untuk penyelenggaraan jenazah,
2. Membayar utang jika ada,
3. Membaginya kepada ahli waris.

jika poin pertama dan kedua telah selesai dilaksanakan, dan masih tersisa harta, baru dibagikan kepada ahli waris sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan Allah.
Tidak boleh seorang muslim pun untuk meninggalkan hukum Allah, baik dalam permasalahan pembagian dan lainnya.
Allah berfirman,

يوصيكم الله في أولادكم

“Allah mewasiatkan kepada kalian dalam masalah pembagian waris….”(QS. An-Nisa’: 11).

Dan wasiat Allah harus dan wajib untuk dijalankan.

Jika harta sudah dibagi, dan ada pihak yang merelakan bagiannya untuk ahli waris yang lain baru dibolehkan.

Pembagian

Jika paman –rahimahullah– tidak memilki anak, maka pembagiannya:
1. Ibu mendapatkan 1/6,
2. Saudara laki-laki dan 5 saudara perempuan mengambil sisa harta

laki-laki dua bagian wanita:
5/6 (Sisa harta) dibagi 7, 5 bagian untuk 5 wanita, 2 bagian untuk satu orang laki-laki.

Wallahu a’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Senin, 15 Sya’ban 1442 H / 29 Maret 2021 M


Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini

USTADZ MUHAMMAD IHSAN, S.Ag., M.HI.

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2011 – 2015, S2 Universitas Muhammadiyah Surakarta Hukum Islam 2016 – 2021 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Dauroh Syaikh Sulaiman & Syaikh Sholih As-Sindy di Malang 2018, Beberapa dars pada dauroh Syaikh Sholih Al-’Ushoimy di Masjid Nabawi, Dauroh Masyayikh Yaman tahun 2019, Belajar dengan Syaikh Labib tahun 2019 – sekarang | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Kegiatan bimbingan islam

Related Articles

Back to top button