Muamalah

Jual Beli Benda Berlapis Emas, Boleh Dihutang?

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Jual Beli Benda Berlapis Emas, Boleh Dihutang?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Jual Beli Benda Berlapis Emas, Boleh Dihutang? selamat membaca.

Pertanyaan:

Bismillah. Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarrakaatuh. Semoga Allah senantiasa menjaga dan merahmati ustadz, tim dan seluruh umat muslim. Izin bertanya Ustadz, Fulan membeli cincin berbahan paladium

  1. Apakah paladium juga termasuk benda Ribawi sehingga pembayarannya harus tunai sebagaimana emas dan perak?
  2. Karena kadarnya 50% bisa jadi 50% yang lain adalah campuran logam perak, emas dll. Apakah jika demikian pembayarannya harus tunai Ustadz?

Jazaakumullaahu khayran atas kesempatannya bertanya.

Ditanyakan oleh Santri Mahad Bimbingan Islam


Jawaban:

Wa’alaikumsalam warahmatullah wabarokatuh, aamiin, jazakallah khairan atas doanya.

Paladium merupakan logam langka berwarna putih berkilau keperakan ia bukan berasal dari jenis emas dan perak atau benda yang dapat dianalogikan kepada jenis dan hukum yang terkait dengan emas dan perak, sehingga transaksi ribawi yang ada pada barang ribawi tidak berefek kepada paladium.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa benda benda ribawi adalah terbatas sebagaimana yang disebutkan di dalam hadist yang diriwayatkan dari Ubadah bin Ash-Shomit radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ، وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ، وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ، وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ، وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ، وَالْمِلْحُ بِالْمِلْحِ، مِثْلًا بِمِثْلٍ، سَوَاءً بِسَوَاءٍ، يَدًا بِيَدٍ، فَإِذَا اخْتَلَفَتْ هَذِهِ الْأَصْنَافُ، فَبِيعُوا كَيْفَ شِئْتُمْ، إِذَا كَانَ يَدًا بِيَدٍ

“Emas dengan emas, perak dengan perak,tepung dengan tepung, gandum dengan gandum, kurma dengan kurma dan garam dengan garam, tidak mengapa jika dengan takaran yang sama, dan sama berat serta tunai. Jika jenisnya berbeda, maka juallah sesuka hatimu asalkan dengan tunai dan langsung serah terimanya.” (HR. Muslim : 1587).

Karenanya pladium bukan dari jenis barang ribawi maka tidak mengapa bila di lakukan dengan cara hutang baik seluruhnya atau sebagiannya atau dengan adanya selisih tambah dari barang tersebut.

Namun bila ternyata pladium yang dipergunakan mengandung unsur emas dan perak, walaupun tidak murni kandungannya, maka unsur emas dan perak tersebut harus dikeluarkan dari nya.

Bila tidak bisa dikeluarkan, maka sebaiknya dalam transaksinya dilakukan secara tunai, yadan biyadin, tidak secara hutang, karena dapat dimasukkan dari benda ribawi dengan kategori jenis yang berbeda, sehingga dalam transaksinya dapat dilakukan dengan berbeda ukuran/jumlahnya, namun harus tetap dengan tunai dan langsung diserah terimakan, sebagaimana yang disebutkan dalam hadist Ubadah.

Semoga Allah memberikan keridhaan dengan segala muamalah yang kita lakukan.

Wallahu a`lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Mu’tashim, Lc. MA. حفظه الله

Selasa, 7 Sya’ban 1444H / 28 Februari 2023 M 


Ustadz Mu’tashim Lc., M.A.
Dewan konsultasi BimbinganIslam (BIAS), alumus Universitas Islam Madinah kuliah Syariah dan MEDIU
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Mu’tashim Lc., M.A. حفظه الله klik di sini

Ustadz Mu’tasim, Lc. MA.

Beliau adalah Alumni S1 Universitas Islam Madinah Syariah 2000 – 2005, S2 MEDIU Syariah 2010 – 2012 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Syu’bah Takmili (LIPIA), Syu’bah Lughoh (Universitas Islam Madinah) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Taklim di beberapa Lembaga dan Masjid

Related Articles

Back to top button
situs togel situs togel https://getnick.org/ toto togel https://seomex.org/ situs togel dentoto dentoto dentoto dentoto dentoto dentoto dentoto situs togel situs toto situs togel bandar togel https://robo-c.ai/ http://satisfieddegree.com/ http://e-bphtb.pandeglangkab.go.id/products/