ArtikelUmum

Jangan Lupa Bekal Akhiratmu Bro!

Jangan Lupa Bekal Akhiratmu Bro!

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan: Jangan Lupa Bekal Akhiratmu Bro!  Selamat membaca.

Takwa, Bekal Terbaik

Sobat Hijrah, jika kita travelling apalagi jauh pasti kita akan siapkan perbekalan. Sobat Hijrah, taukah perjalanan yang paling panjang dalam kehidupan? Kehidupan itu sendiri. Kita dari Allah dan kan kembali pada-Nya. Allah pun menyuruh kita untuk menyiapkan bekal di dunia ini.

وَتَزَوَّدُوْا فَاِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوٰىۖ

Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS. Al-Baqarah: 197)

Hakikat Takwa

Sobat Hijrah, Allah menyuruh kita untuk bertakwa kepadaNya:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS. Ali Imrah : 102)

Para ulama menjelaskan definisi takwa, seorang Ulama tabi’in Thalaq bin Habib berkata bahwa takwa adalah:

Taqwa adalah mengamalkan ketaatan kepada Allah dengan cahaya Allah (dalil), mengharap ampunan Allah, meninggalkan maksiat dengan cahaya Allah (dalil), dan takut terhadap adzab Allah” (Siyar A’lamin Nubala, 8/175).

Hati, Sumber Ketakwaan

Sobat Hijrah, mungkin kita bertanya-tanya jika ingin bertakwa kepada Allah, dari mana kita memulainya? Jawabnya adalah dari hati kita, kita mulai memperbaiki hati. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Taqwa itu ada di sini,” Sembari menunjuk dada beliau, beliau mengucapkan tiga kali. (HR. Muslim no.2564).

Beliau shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda (artinya), “Ketahuilah bahwa di dalam jasad ada segumpal darah. Kalau ia baik maka seluruh jasad menjadi baik, dan kalau ia rusak maka seluruh jasad menjadi rusak. Ketahuilah, segumpal darah itu adalah hati.” (HR. Bukhari no.52)

Minta Kepada Allah Hati yang Bertakwa

Sobat Hijrah yang dirahmati Allah, setiap keinginan & cita-cita kita, jangan lupa kita memintanya kepada Allah. Tak terkecuali cita-cita untuk menjadi orang bertakwa. Apa ada doa yang bisa kita baca? Ada! Berikut ini doa yang diajarkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

“Allahumma aati nafsii taqwaahaa, wa zakkihaa, anta khoiru man zakkaahaa, anta waliyyuhaa wa maulaahaa.”

Artinya : “Ya Allah, berikanlah ketakwa- an di hatiku dan sucikan dia karena sesungguhnya Engkau adalah sebaik- baik zat yang dapat menyucikannya. Engkau adalah pemilik dan penjaganya.” (HR. Muslim)

Bertakwa Perlu Ilmu

Sobat Hijrah, satu hal penting yang menjadi modal bertakwa adalah ilmu, kenapa? Bagaimana seseorang mau menjalankan perintah Allah & menjauhi larangan-Nya jika dia tidak berilmu tentang yang mana perintah dan yang mana larangan Allah? Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda (artinya):

Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari & Muslim)

Berteman Dengan Orang-Orang Baik

Sobat Hijrah yang dirahmati Allah, teman akan memberi pengaruh yang sangat penting. Tak terhitung orang yang berubah karena temannya, baik semakin baik atau semakin buruk. Maka agar kita bisa sukses untuk menempuh jalan takwa ini, pilihlah teman-teman yang baik. Allah memerintahkan orang beriman untuk bertakwa & mencari teman yang baik. Allah berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَكُوْنُوْا مَعَ الصّٰدِقِيْنَ

“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.” (QS. At-Taubah: 119)

Beramal Salihlah, Anda Akan Bertakwa

Sobat hijrah, realisasi dari takwa selanjutnya adalah beramal salih. Ada banyak sekali amal salih yang diperintahkan pada kita, karenanya kita mesti tahu mana yang prioritas kita kerjakan. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda (artinya):

Tidak ada seorang pun dari kalian kecuali nanti akan diajak bicara oleh Rabbnya, tanpa ada seorang penerjemah antara dia dengan Rabbnya. Lalu ia memandang ke arah kanannya namun ia tidak melihat kecuali amal yang telah dilakukannya. Ia juga memandang ke arah kirinya, namun ia tidak melihat kecuali amal yang telah dilakukannya. Dan ia memandang ke depannya, namun ia tidak melihat kecuali neraka di hadapan wajahnya. Maka jagalah diri kalian dari neraka walaupun dengan bersedekah sepotong belahan kurma.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Jauhi yang Haram!

Sobat Hijrah, poin penting sekaligus realisasi dari sifat takwa selanjutnya adalah menjauhi yang haram. Bahkan pengertian takwa secara khusus adalah menjauhi yang haram, menjauhi yang dibenci oleh Allah. Allah berfirman (artinya):

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS. Al-Maidah : 2)

Imam As Sa’di dalam tafsirnya mengatakan:

Al Birr/kebaikan: segala sesuatu yang mencakup apa yang dicintai & diridhai Allah, baik amal lahiriah atau batiniah.

At Taqwa : segala sesuatu yang mencakup meninggalkan apa yang dibenci oleh Allah & Rasul-Nya, baik amalan batin atau lahiriah.

Sobat Hijrah, satu hal yang perlu diperhatikan dari meninggalkan larangan ini, bahwa kita harus totalitas dalam meninggalkan larangan-larangan Allah & RasulNya.

Jalan Keluar dari Permasalahan Bagi Orang yang Bertakwa

Sobat Hijrah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal hambaNya. Ketika mereka bertakwa kepada Allah, maka Allah pun akan membalas ketakwaan mereka dengan kebaikan yang besar. Di antaranya Allah berikan mereka jalan keluar dari permasalahan mereka. Allah berfirman:

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka”. (Surat At-Talaq: 2 & 3)

Happy Ending Untuk Orang Bertakwa

Sobat Hijrah yang disayangi Allah, di antara keutamaan orang bertakwa, Allah akan jadikan akhir yang baik baginya. Walaupun jalan terjal berliku, penuh onak dan duri harus dia hadapi di awal perjalanan, namun ujungnya adalah keindahan Allah berfirman (artinya) :

قَالَ مُوْسٰى لِقَوْمِهِ اسْتَعِيْنُوْا بِاللّٰهِ وَاصْبِرُوْاۚ اِنَّ الْاَرْضَ لِلّٰهِ ۗيُوْرِثُهَا مَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ

“Musa berkata kepada kaumnya: “Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa”.” (QS Al-A’raf : 128)

Allah juga berfirman :

وَأْمُرْ اَهْلَكَ بِالصَّلٰوةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَاۗ لَا نَسْـَٔلُكَ رِزْقًاۗ نَحْنُ نَرْزُقُكَۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوٰى

“Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS Thaha : 132)

Surga Bagi Orang yang Bertakwa

Sobat Hijrah yang dimuliakan Allah, balasan bagi orang bertakwa yang ditunggu seluruh hamba Allah adalah surga di akhirat nanti. Bahkan surga itu disiapkan untuk mereka yang bertakwa. Allah berfirman

وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang- orang yang bertakwa.” (QS Ali Imran : 133)

Demikian pembahasan kita, semoga Allah senantiasa memberi taufik.

Disusun oleh:
Ustadz Amrullah Akadhinta, ST.  حفظه الله
Senin, 26 Shafar 1443 H/ 4 Oktober 2021 M


Ustadz Amrullah Akadhinta, ST.
Beliau adalah Sekretaris jenderal KIPMI, direktur operasional BimbinganIslam (BiAS), direktur TwitUlama, dan aktif di yayasan dan lembaga lainnya.
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Amrullah Akadhinta حفظه الله  
klik disini

Baca Juga :  Tidak Bersyahadat di Akhir Hayat, Apa Amalannya Gugur?

Ustadz Amrullah Akadhinta ST

Beliau adalah Alumni S1 Teknik Sipil UGM, Alumni Ma'had Al-'Ilmi, | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial sebagai Pengasuh Twitulama. Ketua Yayasan Bimbingan Islam. Sekretaris KIPMI. Pembina Yayasan Muslim Merapi

Related Articles

Back to top button