Istri Sering Mengakhirkan Isya Setelah Tengah Malam, Apa Boleh?

Istri Sering Mengakhirkan Isya Setelah Tengah Malam, Apa Boleh?

Istri Sering Mengakhirkan Isya Setelah Tengah Malam, Apa Boleh?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang istri sering mengakhirkan isya menjelang adan shubuh, apa boleh?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga Allah senantiasa memberikan nikmat dan rahmat-Nya kepada Ustadz dan keluarga. Aamiin
‘Afwan Ustadz izin bertanya.

Bagaimana cara menasihati istri yang berpedoman dengan sunnahnya sholat isya di akhir waktu (mengakhirkan sholat isya), tapi seringnya sholat isya lewat tengah malam, apakah masih masuk waktu sholat isya?

Jazakallahu khoiran

(Penanya Fulan di Sahabat BIAS)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Sholat Isya Wanita Baiknya Di Awal Waktu

Yang lebih utama bagi wanita adalah melaksanakan shalat Isya’ di awal waktu, disebutkan dalam salah satu fatwa IslamQA asuhan Syaikh Muhammad Sholeh Al-Munajjid :

ولا يجوز لك أن تؤخري العشاء إلى ما قبل الفجر بنصف ساعة ؛ لأن وقت العشاء إلى نصف الليل كما سبق في الحديث ، وإذا أردتِ حساب نصف الليل فاحسبي الوقت من مغيب الشمس إلى طلوع الفجر ، فنصف ما بينهما هو آخر وقت العشاء ( وهو نصف الليل ) . فلو أن الشمس تغيب الساعة الخامسة ، والفجر يؤذن الساعة الخامسة فمنتصف الليل هو الساعة الحادية عشرة مساءً .

والأفضل التعجيل بأداء الصلاة في أول وقتها ؛ لما روى البخاري (496) ومسلم (122) عن عَبْدِ اللَّهِ بن مسعود رضي الله عنه قَالَ : سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ ؟ قَالَ : الصَّلاةُ عَلَى وَقْتِهَا . قَالَ : ثُمَّ أَيٌّ ؟ قَالَ : ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ . قَالَ : ثُمَّ أَيٌّ ؟ قَالَ : الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ) .

“Tidak boleh bagi engkau untuk mengakhirkan shalat Isya’ sampai setengah jam sebelum terbitnya fajar. Karena akhir shalat Isya’ sampai pertengahan malam sebagaimana telah berlalu penyebutan haditsnya.

Jika engkau ingin menghitung tengah malam maka hitunglah saat tenggelamnya matahari sampai terbitnya fajar. Setengah dari total waktu yang ada itu adalah akhir waktu Isya’ (pertengahan malam).
Seandainya matahari tenggelam jam 5, dan adzan fajar pada jam 5 maka pertengahan malamnya adalah saat jam 11 malam.

Dan yang lebih utama adalah menyegerakan pelaksanaan shalat di awal waktunya berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Bukhari (496) dan Muslim (122) dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu ia berkata aku bertanya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, amal apakah yang paling dicintai oleh Allah ta’ala?

Beliau menjawab shalat tepat pada waktunya.
Kemudian apa? beliau menjawab berbakti kepada kedua orang tua.
Kemudian apa ? Beliau menjawab jihad fi sabilillah.”
(Fatawa Islamqa no. 67911).

Wallahu a’lam
Wabillahittaufiq

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Abul Aswad Al Bayati حفظه الله
Jumat, 189 Shafar 1441 H/ 18 Oktober 2019 M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله 
klik disini

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )