Hukum Shalat Memakai Cadar

Hukum Shalat Memakai Cadar

Pertanyaan

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه

Maaf ustadz, saya mau bertanya bolehkah kita sholat dengan memakai niqab/cadar?? dan adakah dalilnya?

Syukron
Jazakallahu khairon

(Rin Ummu Ehsaan di Majalengka, SAHABAT BiAS T07)

Jawaban

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ada memang larangan syariat dari menutupi wajah ketika shalat, dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata :

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم نهى أن يغطي الرجل فاه في الصلاة

“Bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam melarang seorang lelaki dari menutupi wajahnya ketika shalat.” (HR Abu Dawud : 643).

Larangan ini berlaku bagi laki dan wanita, Imam Asy-Syarbini berkata :

وأن يصلي الرجل متلثما والمرأة متنقبة -أي يكره ذلك- ونص النووي في المجموع: أنها كراهة تنزيهيه لا تمنع صحة الصلاة.

“Beliau (Nabi-pent) melarang ketika shalat, lelaki bertopeng dan wanita bercadar. Maknanya itu makruh. Dan Imam Nawawi menyatakan di dalam Al-Majmu’ ; Bahwa hal tersebut makruh tanzih yang tidak menyebabkan batalnya shalat.” (Fatawa Asy-Syabakah Al-Islamiyyah : 11/6991).

Bagi kita yang menyakini cadar tidak wajib maka tidak jadi masalah melepas cadar ketika shalat atau di luar shalat, karena memang cadar tidak wajib menurut kita.

Namun bagi kita yang memilih pendapat cadar wajib, larangan dari menutup wajah tersebut tidak berlaku lagi. Karena menutup wajah ketika shalat hukumnya makruh dan menampakkan wajah di hadapan lelaki asing hukumnya haram.

Kesimpulannya bagi wanita yang meyakini cadar wajib, maka ia tetap menggunakan cadarnya ketika shalat di luar rumah yang dikhawatirkan banyak lelaki asing yang akan melihatnya. Imam Ibnu Abdil Barr berkata :

أجمعوا على أن على المرأة أن تكشف وجهها في الصلاة والإحرام، ولأن ستر الوجه يخل بمباشرة المصلي بالجبهة والأنف ويغطي الفم، وقد نهى النبي صلى الله عليه وسلم الرجل عنه، فإن كان لحاجة كحضور أجانب فلا كراهة

“Para ulama bersepakat bahwa wanita hendaknya membuka penutup wajahnya ketika shalat dan ihram. Karena penutup wajah menghalangi orang shalat meletakkan jidat dan hidungnya ke lantai.

Dan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam melarang lelaki dari perbuatan tersebut. Namun jika karena ada kebutuhan seperti adanya lelaki asing maka tidak makruh lagi penggunaan cadar (ketika shalat-pent).

(Melalui Mausuah Fiqhiyyah Muyassarah : 1/124).

Wallahu a’lam

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Abul Aswad Al Bayaty حفظه الله
(Dewan Konsultasi Bimbinganislam.com)

Tanya Jawab
Grup WA Sahabat BiAS T07
CATEGORIES
Share This

COMMENTS