Fiqih

Hukum Nasyid Tanpa Musik

Mahad Bimbingan Islam (BIAS) belajar Islam terstruktur

Hukum Nasyid Tanpa Musik

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan pembahasan tentang hukum nasyid tanpa musik. Selamat membaca.


Pertanyaan:

Bismillah, afwan ustadz ana mau tanya terkait nasyid tanpa musik untuk acara di WO walimah syari apakah diperbolehkan?

(Ditanyakan oleh Sahabat BIAS via Twitter Bimbingan Islam)


Jawaban:

Jika nasyid-nasyid tersebut tidak diiringi dengan musik, juga kandungan syairnya baik, maka diperbolehkan.

Syaikh Bin Baz mengatakan:

فإذا كانت سليمة مما يخالف الشرع المطهر في مدح الدين مدح الأخلاق مدح الكرم والجود، الحث على الجهاد في سبيل الله الحث على حماية الأوطان من الأعداء، الحث على الإخلاص لله في العمل، الحث على بر الوالدين على إكرام الجار على غير هذا من الشؤون الإسلامية بأساليب واضحة ليس فيها ما يخالف الشرع المطهر فليس فيها بأس

Daftar Grup WA Bimbingan Islam Gratis

“Jika nasyid tersebut selamat dari perkara yang menyelisihi syariat yang suci, nasyid tersebut temanya pujian agama, pujian tentang akhlak, kedermawanan, anjuran untuk berjihad di jalan Allah, melindungi negara dari ancaman musuh, atau juga anjuran untuk ikhlas beramal, anjuran untuk berbakti pada orang tua, memuliakan tetangga, dan yang selainnya dari perkara-perkara islami, dengan cara yang jelas dan gamblang tanpa ada penyelisihan terhadap syariat, yang demikian hukumnya boleh”.

Baca Juga:  Tata Cara Shalat Istikharah

Referensi lihat: Binbaz.org

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Senin, 14 Jumadil Akhir 1443 H/17 Januari 2022 M


Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Beliau adalah Alumnus S1 Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta dan S2 Hukum Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله klik disini

Akademi Shalihah Menjadi Sebaik-baik Perhiasan Dunia Ads

Ustadz Setiawan Tugiyono, B.A., M.HI

Beliau adalah Alumni D2 Mahad Aly bin Abi Thalib Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Bahasa Arab 2010 - 2012 , S1 LIPIA Jakarta Syariah 2012 - 2017, S2 Universitas Muhammadiyah Surakarta Hukum Islam 2018 - 2020 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah, Dauroh Masyayikh Ummul Quro Mekkah di PP Riyadush-shalihin Banten, Daurah Syaikh Ali Hasan Al-Halaby, Syaikh Musa Alu Nasr, Syaikh Ziyad, Dauroh-dauroh lain dengan beberapa masyayikh yaman dll | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Belajar bersama dengan kawan-kawan di kampuz jalanan Bantul

Related Articles

Back to top button