Hukum Menggunakan Pakaian Bergambar Orang

Hukum Menggunakan Pakaian Bergambar Orang

Pertanyaan :

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ustadz, bagaimana hukumnya menggunakan baju/tas yang ada gambar orangnya (kartun atau pun bukan kartun). Misalnya seperti baju anak-anak dari brand *f*a k*d*.

(Dari Indah di Makasar Anggota Grup WA Bimbingan Islam Noor di Sleman T05 G-68)

Jawaban :

وعليكم السلام ورحمة الله وبر كاته

Haram hukumnya memakai pakaian yang terdapat di atasnya gambar makhluk hidup berupa manusia maupun hewan.

Keharaman ini berdasarkan dalil yang sangat banyak dan beragam diantaranya Jabir radhiallahu ‘anhu berkata:

نَهَى رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الصُّوْرَةِ فِي الْبَيْتِ وَنَهَى أَنْ يَصْنَعَ ذلِكَ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mengambil gambar (makhluk hidup) dan memasukkannya ke dalam rumah dan melarang untuk membuat yang seperti itu.” (HR. At-Tirmidzi : 1749. Dihasankan Asy-Syaikh Muqbil dalam Hukmu Tashwir : 17).

ليس للمسلم أن يصلي في ملابس فيها صور، سواء كانت صور بني آدم أو كانت صور أخرى من ذوات الأرواح ، كالخيل ، أو الإبل ، أو الطيور.
الرسول صلى الله عليه وسلم قال: (لا تدع صورة إلا طمستها)، وقال: (إن أصحاب الصور يعذبون يوم القيامة ويقال لهم : أحيوا ما خلقتم) ولما رأى الرسول صلى الله عليه وسلم ستراً على باب عائشة فيه تصاوير هتكه وقطعه وتغير وجهه عليه الصلاة والسلام ، فلا يجوز لمسلم ولا لمسلمة لبس المصورات من ذوات الأرواح ، لا قمص ، ولا أردية ولا عمامة ، ولا غير ذلك ، ولا يجعلها ستوراً على بيوت ، كل هذا ممنوع

“Tidak boleh bagi seorang muslim shalat mengenakan pakaian yang ada gambarnya baik itu gambar manusia maupun yang lain yang memiliki ruh seperti gambar kuda, onta, atau burung. Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Jangan kalian tinggalkan gambar melainkan kalian hapus’. Dan beliau bersabda : ‘Sesungguhnya para penggambar akan diazab pada hari kiamat dan dikatakan kepada mereka ; Hidupkanlah apa yang telah kamu ciptakan.

Dan ketika Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam melihat korden di pintu ‘Aisyah yang ada gambarnya beliau mencabutnya dan merobeknya kemudian berubah raut muka beliau. Maka tidak boleh lelaki muslim dan wanita muslimah mengenakan pakaian bergambar baik itu gamis, atau selendang ataupun surban dan lain-lain. Dan tidak boleh menjadikannya sebagai korden di rumah-rumah ini semuanya terlarang”. (Fatawa Syaikh Bin Baz no. 14740).

Wallahu a’lam

Konsultasi Bimbingan Islam
Ustadz Abul Aswad Al Bayati

CATEGORIES
Share This

COMMENTS