FiqihKonsultasi

Hukum Memperingati Hari Wafatnya Seseorang

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Hukum Memperingati Hari Wafatnya Seseorang

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Hukum Memperingati Hari Wafatnya Seseorang, selamat membaca.


Pertanyaan:

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

    Izin bertanya bagaimana hukumnya jika kita membagikan makanan kepada tetangga atau saudara dengan maksud bersedekah atas nama si mayit.

    Namun pada makanan tersebut diberi label memperingati 40 hari wafatnya si fulan. Dirumah tidak mengadakan acara tahlil hanya membagi-bagikan makanan.

    Apakah hal tersebut diperkenankan?

    جزاك اللهُ خيراً

    Jawaban:

    وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
    بِسْـمِ اللّهِ

    Alhamdulillāh
    Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

    Dalam kasus yang saudara ceritakan, perbuatan semacam ini walaupun tidak diiringi dengan tahlilan atau yang semacamnya tetaplah termasuk salah satu bentuk kebidahan yang dilarang, karena memperingati 7 hari, 40 hari, 100 hari, 1000 hari wafatnya seseorang tidak pernah dicontohkan dan dilakukan oleh generasi salafusshalih terdahulu. Sahabat Jarir bin Abdullah Al-Bajali Radhiyallahu ‘Anhu berkata:

    كُنَّا نَعُدُّ الِاجْتِمَاعَ إِلَى أَهْلِ الْمَيِّتِ وَصَنِيعَةَ الطَّعَامِ بَعْدَ دَفْنِهِ مِنَ النِّيَاحَةِ

    “Dahulu kami menganggap bahwa berkumpul-kumpul di rumah keluarga mayit dan membuat makanan setelah dimakamkan termasuk perbuatan meratapi yang dilarang.” (HR. Ahmad).

    Selamatan kematian membuang-buang uang dan menyalahi hadis Nabi Shalallahu alaihi wa salam. Karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika mendengarkan kabar kematian Ja’far bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu di Syam, beliau memerintahkan kerabatnya dan orang-orang lain untuk membuatkan makanan untuk keluarga Ja’far. Dan beliau mengatakan:

    اصْنَعُوا لِآلِ جَعْفَرٍ طَعَامًا ، فَقَدْ أَتَاهُمْ مَا يَشْغَلُهُمْ، أو أتَاهُمْ مَا يُشْغِلهُم

    “Buatlah untuk keluarga Ja’far makanan karena telah mendatangi mereka sesuatu yang menyibukkan mereka.” (HR. Ahmad).

    Wallahu Ta’ala A’lam.

    Dijawab dengan ringkas oleh: 
    Ustadz Muhammad Idris, Lc. حافظه الله

    Related Articles

    Back to top button
    dentoto situs togel situs togel https://getnick.org/ toto togel https://seomex.org/ situs togel dentoto dentoto dentoto dentoto dentoto situs togel http://e-bphtb.pandeglangkab.go.id/products/ slot demo slot pulsa toto slot slot gacor