Umum

Hukum Mempelajari Pelajaran Seni Budaya Dan Seni Musik

Pendaftaran Mahad Bimbingan Islam

Hukum Mempelajari Pelajaran Seni Budaya Dan Seni Musik

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan hukum mempelajari pelajaran seni budaya dan seni musik. Selamat membaca.


Pertanyaan:

بسم اللّٰه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Semoga Allah ‘Azza wa Jalla selalu menjaga Ustadz dan keluarga. ‘Afwan, Ustadz. Ingin bertanya beberapa pertanyaan:

1. Bagaimana hukumnya mempelajari, memahami, dan mencatat materi dari mata pelajaran seni budaya yang seluruh babnya mengenai seni musik karena bersekolah di sekolah negeri?

Guru mapel ana menyuruh untuk merangkum setiap materi yang diberikan dengan dalih agar paham dan ingat terus. Jika ana tidak merangkumnya apakah termasuk tidak menunaikan apa yang disampaikan guru tersebut?

2. Bagaimana jika diberikan tugas bermain musik, bernyanyi, atau mengapresiasi musik yang mengharuskan menonton sebuah konser musik dari link YouTube yang diberikan guru?

Apakah saya tidak perlu mengerjakannya dan tidak usah lagi memikirkan nilai akhir di rapor nanti karena itu lebih aman dalam agama?

Tetapi, apakah itu termasuk “kewajiban” ana untuk mengumpulkan tugas dari guru tersebut? Ana khawatir kalau hal itu termasuk hablun minannaas.

Mohon pencerahannya, Ustadz.

Jazakallahu khairan

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

(Ditanyakan oleh Sahabat BIAS melalui Grup WA)


Jawaban:

Wa’alaikumussalam Warahmatullah Wabarakatuh

Kalau bisa memilih, maka pilihlah sekolah yang tidak melanggar hukum-hukum dan batasan syariat agama atau minimal sekolah yang paling kecil mudharatnya bagi agama. Jika tidak bisa memilih, dan kita sebagai anak terpaksa, dan tidak punya kekuatan, maka;

1. Mempelajari, memahami, dan mencatat materi dari mata pelajaran seni budaya yang seluruh babnya mengenai seni musik karena bersekolah di sekolah negeri hukumnya makruh karena terpaksa. Dan ingat hal ini sekadar penggugur kewajiban sekolah saja.

Baca Juga:  Tilawatil Quran Dengan Irama Dibuat - buat

2. Dan lebih utama tidak merangkum setiap materi seni musik yang diberikan guru, jika hal ini masih tetap bisa meluluskannya dari materi pelajaran tersebut.

3. Anda perlu melihat rapor agar tetap lulus dari sekolah, minimal adalah standar lulus terpenuhi.

4. Jika guru menyuruh bermain musik, bernyanyi, atau mengapresiasi musik yang mengharuskan menonton sebuah konser musik dari link YouTube (perintah guru, dan tidak ada pilihan lain), maka carilah yang mudharatnya paling ringan, misalkan nasyid pernikahan, ini juga termasuk akapella, dst.

Tidak ada ketaatan dalam hal maksiat, dan ini tidak melanggar hablum minannas atau hubungan antar sesama manusia.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Kamis, 5 Ramadan 1443 H/ 7 April 2022 M


Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik di sini

Ustadz Fadly Gugul, S.Ag

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2012 – 2016 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Takhosus Ilmi di PP Al-Furqon Gresik Jawa Timur | Beliau juga pernah mengikuti Pengabdian santri selama satu tahun di kantor utama ICBB Yogyakarta (sebagai guru praktek tingkat SMP & SMA) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Dakwah masyarakat (kajian kitab), Kajian tematik offline & Khotib Jum’at

Related Articles

Back to top button