KonsultasiMuamalah

Hukum Jualan Makanan di Kantin Bank Konvensional?

Hukum Jualan Makanan di Kantin Bank Konvensional?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang hukum jualan makanan di kantin bank konvensional?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Izin bertanya ustadz. Bagaimana hukumnya berjualan makanan di kantin bank konvensional?
apakah termasuk tolong menolong dalam maksiat?
dan bagaimana status penghasilannya?
Mohon penjelasannya ustadz.

Syukron Jazaakallāhu khairan

(Disampaikan fulan, Sahabat BiAS T09 G-17))


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Wallahu a’lam,
Hendaknya ditinggalkan, karena dengan adanya kita disitu, menunjukkan kita ridho dan santai-santai saja dengan transaksi riba yang terjadi di bank tersebut.
Padahal, kewajiban seorang muslim ketika melihat kemungkaran dia mencegahnya, rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Baca Juga :  Adakah doa Agar Dipermudah Poligami?

من رأى منكم منكرا فليغيره بيده، فإن لم يستطع فبلسانه، فإن لم يستطع فبقلبه، وذلك أضعف الإيمان

“Barang siapa di antara kamu yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah dengan hatinya, dan itulah keimanan yang paling lemah.”
(HR. Muslim no. 49).

Minimal mengingkari dengan hati, yaitu meninggalkan tempat tersebut.

Wallahu a’lam
Wabillahittaufiq

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Jumat, 02 Rabiul Akhir 1441 H/ 29 November 2019 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini

Baca Juga :  Menikah Dalam Keadaan Hamil

Ustadz Muhammad Ihsan, S.Ag., M.HI.

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2011 – 2015, S2 Universitas Muhammadiyah Surakarta Hukum Islam 2016 – 2021 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Dauroh Syaikh Sulaiman & Syaikh Sholih As-Sindy di Malang 2018, Beberapa dars pada dauroh Syaikh Sholih Al-’Ushoimy di Masjid Nabawi, Dauroh Masyayikh Yaman tahun 2019, Belajar dengan Syaikh Labib tahun 2019 – sekarang | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Kegiatan bimbingan islam

Related Articles

Back to top button