ArtikelhotRamadhanZakat

Hukum-Hukum Ringkas Seputar Zakat Fitri

Hukum-Hukum Ringkas Seputar Zakat Fitri

Syaikh Prof. Dr. Ashim bin Abdillah al Qaryuti hafizhahullah

Apa Hukum Zakat Fitri?

Ibnu Baz berkata:

Zakat Fitri hukumnya wajib bagi setiap muslim, anak-anak atau dewasa, laki-laki atau perempuan, orang merdeka atau budak. (al Fatawa 14/197)

Dengan Apa Zakat Fitri Ditunaikan?

Ibnu Baz rahimahullah berkata:

Ditunaikan dengan satu sha’ makanan atau satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atau satu sha’ kismis atau satu sha’ aqath. Jenis-jenis ini pun bisa disamakan dengan makanan pokok yang dimakan manusia di sebuah negeri baik itu beras, kacang-kacangan atau biji-bijian menurut pendapat yang paling tepat dari pendapat para ulama. (Al Fatawa 14/32-33)

Kapan Waktu Menunaikan Zakat Fitri?

Ibnu Baz berkata:

Zakat Fitri dikeluarkan di hari ke 28, 29, 30, di malam Idul Fitri dan di pagi hari sebelum sholat Idul Fitri (Al Fatawa 14/32-33)

Kenapa Membayar Zakat Fitri?

Al ‘Utsaimin berkata:

Untuk menampakkan rasa syukur atas nikmat Allah pada hambaNya berupa bolehnya kembali berbuka setelah Ramadhan dan untuk menyempurnakan ibadah Ramadhan. (Al Fatawa 18/257)

Kepada Siapa Dibayarkan?

Al ‘Utsaimin berkata:

Hanya ada satu objek ia dibayarkan, yaitu kepada orang fakir. (al Fatawa: 18/259)

Baca Juga :  Kitab Kuning Itu Sebetulnya Apa Sih?

Hukum Mewakili Anak-Anak Atau Yang Lainnya Dalam Membayar Zakat?

Al Utsaimin berkata:

Seseorang boleh mewakili anak-anaknya untuk membayar Zakat Fitri pada waktunya walaupun dia berada di negeri lain karena kesibukannya. (al Fatawa 18/262)

Bolehkah Orang Miskin Mewakilkan Kepada Orang Lain Untuk Mengambil Zakat?

Al Utsaimin berkata:

Hal seperti itu diperbolehkan. (Al Fatawa 18/268)

Adakah Do’a Khusus Ketika Mengeluarkan Zakat Fitri?

Kami tak mengetahui ada doa khusus ketika mengeluarkan Zakat Fitri. (Lajnah Da’imah 9/387)

Bolehkah Membayarkan Uang Sejumlah Zakat Fitri?

Ibnu Baz berkata:

Tak boleh membayar dengan uang sejumlah Zakat Fitri menurut pendapat sebagian besar ulama. Karena hal tersebut menyelisihi teks dalil yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya radhiallahu ‘anhum. (al Fatwa: 14/32)

Ibnu Utsaimin berkata:

Mengeluarkan Zakat Fitri dengan uang tidak sah, karena ia diwajibkan dengan menggunakan bahan makanan. (al Fatawa: 18/260)

Apakah Ada Nishob Tertentu Untuk Zakat Fitri?

Ibnu Baz berkata:

Taka ada nishob untuk Zakat Fitri. Ia wajib dikeluarkan seorang muslim untuk dirinya, keluarganya, anak-anaknya, istri-istrinya dan orang-orang yang di bawah kekuasaannya jika ia memiliki kelebihan makanan untuk sehari semalam. (al Fatawa 14/197)

Berapa Jumlah Zakat Fitri?

Ibnu Baz berkata:

Yang wajib dikeluarkan sebanyak 1 sha’ dari makanan pokok di negeri itu dan setara dengan kira-kira 3kg. (al Fatawa 13/203)

Bolehkah Mengeluarkan Zakat Fitri Di Negeri Lain?

Ibnu Baz berkata:

Yang sesuai sunnah adalah dibagikan ke orang fakir di negeri yang membayar zakat dan tidak menyalurkannya ke negeri lain untuk memenuhi kebutuhan orang fakir di negerinya. (al Fatawa 14/213)

Di Mana Membayar Zakat Fitri?

Al Utsaimin berkata:

Zakat Fitri ditunaikan di negeri yang engkau sedang berada di sana ketika Idul Fitri walaupun itu jauh dari negeri asalmu.

Apakah Pembantu Rumah Tangga Di Rumah Wajib Membayar Zakat Fitri?

Al Utsaimin berkata:

1. Pembantu di rumah wajib membayar Zakat Fitri jika dia seorang muslim.

2. Hukum asalnya, ia wajib membayar Zakatnya sendiri, namun jika majikan juga membayarkan Zakat untuknya, maka tidak apa-apa.

Apakah Janin Di Dalam Perut Juga Wajib Bayar Zakat?

Al Utsaimin berkata:

Zakat Fitri tidak wajib dibayarkan untuk janin di dalam perut, namun hukumnya sunah. (Al Fatawa: 18/263)

Bolehkah Menyalurkan Zakat Fitri Untuk Para Pekerja Non Muslim?

Al Utsaimin berkata:

Tak boleh disalurkan kecuali pada orang fakir dari kalangan umat Islam saja. (Al Fatawa 18/285)

Apakah Zakat Fitri Dari Satu Orang Diberikan Pada Satu Orang atau Bisa Pada Beberapa Orang?

Boleh memberikan Zakat Fitri dari 1 orang pada pada 1 orang. Boleh juga membaginya untuk beberapa orang. (Lajnah Da’imah 9/377)

Apa Hukum Mengambil Zakat Fitri Kemudian Menjualnya?

Jika yang mengambilnya memang orang yang berhak, ia boleh menjualnya setelah mengambilnya. (Lajnah Da’imah 9/380)

Bolehkah Mengakhirkan Zakat Fitri Setelah Sholat Ied Tanpa Uzur?

Al Utsaimin berkata:

Mengakhirkan bayar Zakat Fitri setelah sholat Ied haram, hukumnya tak sah. (al Fatawa 18/266)

Diterjemahkan dari artikel di website beliau:

أحكام مختصرة في زكاة الفطر

 

Baca Juga :  Memberi Upah Pada Pengamen, Bolehkah?

Ustadz Amrullah Akadhinta ST

Beliau adalah Alumni S1 Teknik Sipil UGM, Alumni Ma'had Al-'Ilmi, | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial sebagai Pengasuh Twitulama. Ketua Yayasan Bimbingan Islam. Sekretaris KIPMI. Pembina Yayasan Muslim Merapi

Related Articles

Back to top button