Hukum Berjualan di Bawah Harga Pasar Dalam Islam bimbingan islam (1)
Hukum Berjualan di Bawah Harga Pasar Dalam Islam bimbingan islam (1)

Hukum Berjualan di Bawah Harga Pasar Dalam Islam

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang hukum berjualan di bawah harga pasar dalam islam.
selamat membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Allah senantiasa menjaga ustadz dan keluarga serta semua kaum muslimin dimanapun ia berada. Aamiin.

Ustadz, saya punya toko online (saya buka jasa desain) namun karena pandemi ini terjadi penurunan. Saya pun memberikan diskon, agar menarik konsumen lagi. Tapi ada seseorang yang komen di toko online saya : Intinya orang ini mengatakan harga yang saya jual terlalu murah (di bawah harga pasar) dan membuat mati rezeki orang lain.

Pertanyaannya, apakah boleh memasang diskon murah dan bisa membuat mati rezeki orang lain?
Syukron.

(Disampaikan Fulanah di media sosial bimbingan islam)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Pada dasarnya jual beli tidak mengapa dengan harga yang diinginkan penjual baik mahal atau murah selama saling ridha atau suka sama suka antara penjual dan pembeli. Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu.”
(Qs. An Nisaa: 29)

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الْبَيْعُ عَنْ تَرَاضٍ

“Sesungguhnya jual-beli itu atas dasar suka-sama suka (tanpa ada paksaan).”
(Hr. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al Albani)

Bahkan tidak boleh bagi pemerintah menetapkan harga. Oleh karenanya, saat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam diminta menetapkan harga, maka Beliau bersabda,

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمُسَعِّرُ الْقَابِضُ الْبَاسِطُ الرَّازِقُ، وَإِنِّي لَأَرْجُو أَنْ أَلْقَى اللَّهَ وَلَيْسَ أَحَدٌ مِنْكُمْ يُطَالِبُنِي بِمَظْلَمَةٍ فِي دَمٍ وَلَا مَالٍ

“Sesungguhnya Allah yang menetapkan harga, yang menyempitkan dan melapangkan rezeki serta yang memberikan rezeki. Aku ingin saat bertemu Allah, tidak ada seorang pun yang menuntutku karena kezaliman yang terkait dengan darah dan harta.”
(Hr. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al Albani)

Dan hukum asal dalam muamalah adalah mubah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

والأصل في هذا أنه لا يحرم على الناس من المعاملات التي يحتاجون إليها إلا ما دلَّ الكتابُ والسنةُ على تحريمه

“Hukum asal dalam hal ini adalah bahwa tidak diharamkan bagi manusia melakukan muamalah yang mereka butuhkan kecuali ada dalil larangannya dalam Al Qur’an dan As Sunnah.”
(Majmu Fatawa 28/386)

Dengan demikian, tidak mengapa kita menjual atau memasang diskon murah jika tidak ada niat dalam hati kita untuk menyengsarakan penjual lain, wallahu a’lam.

Wa billahit taufiq wa shallallahu ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

 

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Marwan Hadidi, M.Pd.I حفظه الله
Rabu, 24 Dzulqadah 1441 H/ 15 Juli 2020 M



Ustadz Marwan Hadidi, M.Pd.I حفظه الله
Beliau adalah Alumni STAI Siliwangi Bandung & Pascasarjana di Universitas Islam Jakarta jurusan PAI.
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Mardan Hadidi, M.PD.I حفظه الله  
klik disini