KonsultasiUmum

Hadits Tentang Membacakan Surat Yasin Kepada Orang Yang Sakaratul Maut

Hadits Tentang Membacakan Surat Yasin Kepada Orang Yang Sakaratul Maut

Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga ustadz sekeluarga sehat dan selalu dalam lindungan Allahﷻ. Aamiin.

Afwan, apakah hadist ini benar adanya:

“Bacakanlah QS. Yasin pada orang yang sakaratul maut, karena setiap hurufnya Allah ﷻ menurunkan 10 malaikat membacakan istighfar dan bershalawat kepada Nabi ﷺ” ?

Jazakallahu khoiron ustadz.

(Disampaikan oleh Atin, Admin T08)


Jawaban :

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakaatuh.

Bismillah, alhamdulillah wash shalaatu wassalaamu ‘alaa rasulillaah wa ‘alaa aalihi wa ash-haabihi waman tabi’ahum bi ihsaanin ilaa yaumil qiyaamah, ammaa ba’du.

Terkait membacakan Surat Yasin pada seorang muslim yang sedang sakaratul maut, maka hal ini diperselisihkan oleh para ulama, sebagian melarang dan sebagian membolehkan.

Baca Juga :  Hukum Membuat Ornamen Kaligrafi Allah

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata :

والقراءة على الميت بعد موته بدعة ، بخلاف القراءة على المحتضر ، فإنها تستحب بياسين

“Membaca Al-Qur’an kepada mayit setelah meninggalnya merupakan kebid’ahan, beda halnya jika membaca kepada seorang yang sakaratul maut, karena disunnahkan untuk membacanya.” (Ikhtiyarat : 91)

Syaikh Ibnu Utsaimin juga berkata :

قراءة ( يس ) عند المحتضر سنة عند كثير من العلماء , لقوله صلى الله عليه وسلم : ( اقرأوا على موتاكم يس ) ، لكن هذا الحديث تكلم فيه بعضهم وضعفه ، فعند من صححه تكون قراءة هذه السورة سنة ، وعند من ضعفه لا تكون سنة . والله أعلم

Adapun hukum membaca Yasin ketika seseorang sedang sakaratul maut, menurut sebagian besar ulama merupakan sunnah. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ‘Bacakan Yasin bagi mautaakum’, hanya saja hadits ini diperbincangkan para ulama, sebagian melemahkan hadits ini.

Kesimpulannya, bagi yang menganggap hadits ini shahih, maka membacakan Yasin bagi orang yang sedang sekarat adalah sunnah, dan bagi yang menganggap hadits ini dhaif, maka membacakan Yasin kepadanya bukan merupakan sunnah.”

Wallahu a’lam.

(Majmu’ Fatawa 17/72)

Namun yang perlu dicatat juga, bagaimana cara membacanya, apakah dengan berjamaah, atau hanya yang hadir saja ?

Yang lebih baiknya adalah dengan membacanya sendiri, wallahu a’lam.

Dan jangan lupa, jika memang sudah sekarat, orang-orang yang di sekitarnya hendaknya mentalqin kalimat laa ilaaha illaallaah.

Refernsi, klik link di bawah :
https://islamqa.info/ar/answers/72201/قراءة-سورة-يس-على-المحتضر_

Wallahu a’lam
Wabillahittaufiq

Dijawab dengan ringkas oleh :
👤 Ustadz Ratno Abu Muhammad, Lc حفظه الله تعالى
📆 Selasa, 03 Sya’ban 1440 H/ 09 April 2019 M

Baca Juga :  Seorang Kafir Tidak Boleh Menjadi Wali Nikah

Ustadz Ratno, Lc.

Beliau adalah Alumni King Saud University Riyadh (1 semester) kemudian di terima di Universitas Islam Madinah Saudi Arabia jurusan Hadits, lulus 2018 | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Menulis artikel, Menjawab pertanyaan-pertanyaan member bias, Rekaman syamail nabawiyyah dan manhajussalikin, Khatib Jum’at dibeberapa masjid di daerah yogyakarta, Menggantikan beberapa ustadz jika berhalangan dibeberapa masjid di yogyakarta

Related Articles

Back to top button