https://socialbarandgrill-il.com/ situs togel dentoto https://dentoto.cc/ https://dentoto.vip/ https://dentoto.live/ https://dentoto.link/ situs toto toto 4d dentoto https://vlfpr.org/ http://jeniferseo.my.id/ https://seomex.org/ omtogel https://omtogel.site/ personal-statements.biz https://www.simt.com.mk/ https://www.aparanza.it/ https://vivigrumes.it/ https://interpolymech.com/ https://frusabor.com/ https://www.aparanza.it/ https://www.ibcmlbd.com/ https://uhra.com.ua/ https://www.newdayauctions.com/ https://chai-sacco.co.ke/
Fawaid Hadist #80 | Sebagian Sifat Shalat Malam Nabi (ﷺ)
Faedah Hadist

Fawaid Hadist #80 | Sebagian Sifat Shalat Malam Nabi (ﷺ)

Fawaid Hadist #80 | Sebagian Sifat Shalat Malam Nabi ()

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan serial fawaid hadist, Fawaid Hadist #80 | Sebagian Sifat Shalat Malam Nabi (). Selamat membaca.


[div class=”fawaid-hadis”]

عَنْ اِبْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: صَلَّيْتُ مَعَ النَبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً، فَأَطَالَ الْقِيَامَ حَتَّى هَمَمْتُ بِأَمْرِ سُوْءٍ! قِيْلَ: وَمَا هَمَمْتَ بِهِ؟ قَالَ: هَمَمْتُ أَنْ أَجْلِسَ وَأَدَعَهُ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu, ia berkata: “Pada suatu malam, aku shalat bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian Beliau berdiri sangat lama sehingga aku berniat untuk melakukan suatu keburukan.”

Kemudian ditanyakan: “Apa yang ingin kamu lakukan?”

Maka dia (Ibnu Mas’ud) menjawab: “Aku ingin duduk dan meninggalkan baginda nabi (shalat sendirian).” (HR. Al-Bukhari, no. 1135 & Muslim, no. 773).

[/div]

Faedah Hadist

Hadist ini memberikan faedah – faedah berharga, di antaranya;

1. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah insan yang paling bersungguh-sungguh dalam menunaikan ibadah, karena beliau mengamalkan amalan yang berat ini hanya untuk meraih ridha Allah Ta’ala. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman dalam menggambarkan keadaan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya,

تَرَىٰهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنًا

Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya.” (QS. Al-Fath: 29).

2. Keutamaan sahabat Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu, ia adalah salah satu yang membantu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sehari-hari seperti mempersiapkan bantal dan siwak, juga berusaha mengikuti ibadah nabi yang mulia, walaupun terasa berat olehnya.

Random Ad Display

3. Diperbolehkan berjamaah dalam shalat malam, tetapi tidak selalu, hanya sesekali atau tidak sering, kecuali di bulan Ramadhan, karena pada bulan Ramadhan itu, shalat malam disunnahkan untuk dilaksanakan secara berjamaah.

4. Petunjuk dari Rasul bahwa disunnahkan memperpanjangkan rakaat shalat malam, jika ia memperpanjangkan dalam berdiri maka sunnahnya juga memperpanjangkan ruku’, sujud, duduk antara dua sujud, bangkit dari ruku’ dan seterusnya. Karena sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mendirikan ibadah shalat adalah secara proporsional, jika memperpanjangkan berdirinya maka beliau memperpanjangkan rukun yang lainnya, sebaliknya jika tidak lama berdiri, baginda nabi juga tidak lama dalam rukun yang lain.

5. Faedah berharga tentang kejujuran para sahabat nabi dalam meriwayatkan kisah dan peristiwa tentang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, baik dalam urusan ibadah maupun muamalah, kendati hal tersebut boleh jadi dapat membuka kesalahan dan aib mereka tatkala masih bersama nabi.

6. Menyelisihi imam dalam shalat termasuk amalan jelek.

7. Dianjurkan bertanya dan meminta kejelasan tentang masalah yang pelik dan belum jelas.

8. Faedah tersirat bahwa tidak ada yang akan mampu dari umat ini dalam menyayingi kesungguhan nabi dalam beribadah kepada Allah Ta’ala secara maksimal dan sempurna.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Referensi Utama: Syarah Riyadhus Shalihin karya Syaikh Shalih al Utsaimin, & Kitab Bahjatun Naazhiriin Syarh Riyaadhish Shaalihiin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaliy.


[div class=”fawaid-hadis”]

Yuk dukung operasional & pengembangan dakwah Bimbingan Islam, bagikan juga faedah hadist ini kepada kerabat dan teman-teman.

Demi Allah, jika Allah memberi hidayah kepada satu orang dengan sebab perantara dirimu, hal itu lebih baik bagimu daripada unta-unta merah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

*unta merah adalah harta yang paling istimewa di kalangan orang Arab kala itu (di masa Nabi ).

[/div]

 

Ustadz Fadly Gugul, S.Ag

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2012 – 2016 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Takhosus Ilmi di PP Al-Furqon Gresik Jawa Timur | Beliau juga pernah mengikuti Pengabdian santri selama satu tahun di kantor utama ICBB Yogyakarta (sebagai guru praktek tingkat SMP & SMA) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Dakwah masyarakat (kajian kitab), Kajian tematik offline & Khotib Jum’at

Artikel Terkait

Back to top button