Fawaid Hadist #162 | Mewaspadai Kezaliman Dalam Kepemimpinan Dan Kebijakan

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Fawaid Hadist #162 | Mewaspadai Kezaliman Dalam Kepemimpinan Dan Kebijakan

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan serial fawaid hadist, Fawaid Hadist #162 | Mewaspadai Kezaliman Dalam Kepemimpinan Dan Kebijakan. Selamat membaca.


[div class=fawaid-hadis]

عَنْ أَبِي سَعَيدٍ الْحَسَنِ الْبَصْرِي أَنَّ عَائِذَ بْنَ عَمْروٍ رَضِيَ اللهُ عُنْهُ دَخَلَ عَلَى عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ زيَادٍ فَقَالَ: أَيْ بُنيّْ، إِنَّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقولُ: « إِنَّ شَرَّ الرِّعَاءِ الْحُطَمَةُ » فَإِيَّاكَ أَنْ تَكُونَ مِنْهُمْ. فَقَالَ لَهُ: اِجْلِسْ فَإِنَّمَا أَنتَ مِنْ نُخَالَةِ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: وَهَلْ كَانَتْ لَهُمْ نُخَالَةٌ إِنَّمَا كَانَتِ النُّخالَةُ بَعْدَهُمْ وَفِي غَيرِهِمْ. رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Dari Abu Said Al-Hasan Al-Bashri, sesungguhnya ‘Aidz bin ‘Amr radhiyallahu anhu masuk ke tempat Ubaidullah bin Ziyad, lalu berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya sejelek-jeleknya pemimpin itu adalah pemimpin yang zhalim, maka berhati-hatilah agar tidak termasuk dari mereka.”

Maka berkatalah Ubaidullah kepadanya, “Duduklah, sesungguhnya anda termasuk sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terabaikan.”

Maka ‘Aidz pun berkata, “Apakah ada dari sahabat yang terabaikan? Sesungguhnya yang terabaikan adalah orang-orang yang hidup sesudah mereka, dan selain dari golongan mereka.” (HR. Muslim, no. 1830).

[/div]

Faedah Hadist

Hadist ini memberikan faedah – faedah berharga, di antaranya;

  1. Semangatnya para sahabat untuk memegang teguh kaidah amar makruf nahi mungkar.
  2. Para sahabat itu bermentalitas dan berjiwa pemimpin (berwibawa), mereka adalah orang-orang yang telah diberi keutamaan dan kemuliaan. Karena mereka adalah sebaik-baik generasi sepeninggal Rasul Shallallahu ‘alaihi wasallam. Tidak ada yang terjatuh pada kehinaan dan keterpurukan kecuali generasi sesudah mereka.
  3. Pelajaran penting tentang metode memperbaiki keadaan umat. Cara memperbaikinya adalah dengan nasehat kepada jalan yang lurus dengan penuh ketulusan dan kelemah-lembutan.
  4. Anjuran dan motivasi bagi para orang tua untuk menasehati anak-anaknya dengan cara terbaik lagi penuh hikmah.
  5. Waspada terhadap perilaku kezaliman, apalagi jika ada kesempatan untuk hal tersebut. Lebih khusus lagi bagi mereka para pemegang kekuasaan dan kebijakan. Karena bahaya akibatnya bersifat umum dan meluas, sehingga konsekuensi amanah yang dipikul juga semakin besar dan berat.
  6. Sebaik-baik insan kepada sesamanya adalah yang menyenangkan, membagi kebaikan dengan penuh kesantunan dan kelembutan.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Referensi Utama: Kitab Bahjatun Naazhiriin Syarh Riyaadhish Shaalihiin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaliy.


[div class=fawaid-hadis]

Yuk dukung operasional & pengembangan dakwah Bimbingan Islam, bagikan juga faedah hadist ini kepada kerabat dan teman-teman.

Demi Allah, jika Allah memberi hidayah kepada satu orang dengan sebab perantara dirimu, hal itu lebih baik bagimu daripada unta-unta merah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

*unta merah adalah harta yang paling istimewa di kalangan orang Arab kala itu (di masa Nabiﷺ).

[/div]

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button
situs togel dentoto https://sabalansteel.com/ https://dentoto.cc/ https://dentoto.vip/ https://dentoto.live/ https://dentoto.link/ situs togel situs toto toto 4d dentoto omtogel http://jeniferseo.my.id/ https://seomex.org/ omtogel https://omtogel.site/