Dosa Orang Tua Kepada Anak, Bagaimana Bentuknya?

Dosa Orang Tua Kepada Anak, Bagaimana Bentuknya?

Dosa Orang Tua Kepada Anak, Bagaimana Bentuknya?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang baik hati berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang dosa orang tua kepada anak, bagaimana bentuknya?
Silahkan membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Allah Azza wa Jalla selalu menjaga Ustadz & keluarga.

Seperti kita semua tau bahwa begitu banyak penjelasan mengenai dosa anak terhadap orang tua, dan saya pernah juga mendengar jika orang tua juga bisa berdosa kepada anak, pertanyaan saya untuk dosa orang tua terhadap anak ini seperti apa?
Mohon pencerahannya.

Jazaakallahu Khairan Ustadz wa Baarakallahu Fiik.

(Disampaikan oleh Fulanah, Sahabat BiAS T10-G22)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du
Ayyuhal  Ikhwan wal Akhwat baarakallah fiikum Ajma’in.

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
( Q.S. At Tahrim:6)

Seorang tabi’in, Qatadah bin Di’amah As Sadusi, ketika menafsirkan ayat ini mengatakan,

تأمرهم بطاعة الله وتنهاهم عن معصية الله وأن تقوم عليهم بأمر الله وتأمرهم به وتساعدهم عليه فإذا رأيت لله معصية ردعتهم عنها وزجرتهم عنها

“Yakni, hendaklah engkau memerintahkan mereka untuk berbuat taat kepada Allah dan melarang mereka dari berbuat durhaka kepada-Nya. Dan hendaklah engkau menerapkan perintah Allah kepada mereka dan perintahkan dan bantulah mereka untuk menjalankannya. Apabila engkau melihat mereka berbuat maksiat kepada Allah, maka peringatkan dan cegahlah mereka.”
(lihat Tafsir al-Quran al-’Azhim 4/502).

Ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa pembinaan dan pendidikan anak, menjadi tanggung jawab kedua orang tua. Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memikulkan tanggung jawab pendidikan anak ini secara utuh kepada kedua orang tua. Dari Ibnu radhiallahu ‘anhu, bahwa dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ الْإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

“Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang imam adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggunjawabannya dan demikian juga seorang pria adalah seorang pemimpin bagi keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”
HR. Bukhari: 2278).

Hadist di atas menunjukkan bahwa kelak seorang ayah dan ibu akan dimintai pertanggungjawabannya terhadap anak-anaknya. Masalah adab, ilmu agama yang wajib, pendidikan seorang anak menjadi tanggung jawab orang tua. Tanggung jawab itu tidak akan berpindah begitu saja ke orang lain jika ia menitipkan anaknya pada kakek nenek, ataupun kepada orang lain (jasa penitipan anak misalnya).
Kalau sekali-kali anaknya dititipkan maka tidak mengapa, karena ada kebutuhan, tapi jika dilakukan terus menerus (penitipan anak ke day care) maka ini tidak boleh dan melanggar kewajiban. Ini salah satu contoh saja bagaimana kesalahan dalam mendidik anak dan menjadi dosa orang tua.

Silahkan dibaca juga :

https://bimbinganislam.com/anak-sholeh-harus-baca-inilah-cara-mengangkat-derajat-orang-tua-di-surga/

Wallahu Ta’ala A’lam.

 

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Senin, 25 Ramadhan 1441 H / 18 Mei 2020 M



Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS