DOA AGAR CEPAT SEMBUH bimbingan islam
DOA AGAR CEPAT SEMBUH bimbingan islam

DOA AGAR CEPAT SEMBUH

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan Pembahasan Doa Agar Cepat Sembuh, berikut di bawah ini pembahasannya.


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الذي أنعم علينا بنعمة الصحة والعافية وخلقنا في أحسن تقويم، له الثناء الكامل والشكر والتمجيد لا شريك ولا ندّ له، أشهد أن لا إله إلا الله اللطيف الخبير وأشهد أن محمداً رسول رب العالمين أرسله الله كافة للناس من غير حصر  بل للناس أجمعين، وعلى آله وأصحابه ومن تبعهم إلى يوم الدّين
أما بعد

Segala puji bagi Allah yang telah mengutus Rasul-Nya untuk menjadi saksi, pemberi kabar gembira, dan pemberi peringatan serta dan untuk penyeru kepada Agama Allah dengan izin-Nya dan untuk jadi cahaya yang menerangi. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada hamba dan utusan-Mu Muhammad SAW, keluarga serta sahabatnya yang memperoleh kebaikan.

Pertanyaan yang banyak kita dengar di musim covid-19 bahkal pertanyaan tersebut mucul dari diri kita sendiri , yaitu (Apakah ada Do’a di islam yang mengajarkan kita agar orang cepat sembuh?)

Dari pertanyaan tersebut kita akan membagikan pembahasan kita dengan 4 point :

  • Doa kesembuhan penyakit dalam islam.
  • Kumpulan do’a untuk orang sakit.
  • Do’a ketika sedang sakit.
  • Manfaat do’a orang sakit.

Doa merupakan sebuah ibadah, bahkan juga inti dari ibadah tersebut sebagai contoh ibadah haji. Pada hakekatnya ibadah ialah ungkapan dari lahirnya kesadaran nurani atau perasaan hajat meminta pertolongan atau bantuan Allah SWT.

Namun bukan hanya seseorang yang sedang tertimpa sebuah musibah namun juga untuk seluruh umat Islam yang masih hidup (diberi rahmat dan kehidupan), dalam keadaan yang masih sehat dan tidak kurang suatu apa pun, sebagai manusia kiranya kita harus berdoa untuk meminta atau bersyukur berkat rahmat yang maha kuasa. Agar kita diberi kekuatan iman dan takwa agar tetap bisa melakukan segala perintah-Nya.

Oleh karena itu, dalam kondisi yang baik seperti yang kita masih perlu berdoa. Muhammad Rosulullah saw. bersabda, “Tiada sesuatu yang paling mulia dalam -pandangan Allah, selain dari berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang.”
(HR. Al-Hakim).

Baca:  Janganlah Penuntut Ilmu Seperti Abu Syibrin

1. Di antara do’a yang diajarkan oleh nabi untuk meminta kesembuhan dari penyakit.

عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاصِ الثَّقَفِيِّ أَنَّهُ قَالَ قَدِمْتُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم وَبِي وَجَعٌ قَدْ كَادَ يُبْطِلُنِي فَقَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : (اجْعَلْ يَدَكَ الْيُمْنَى عَلَيْهِ وَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ سَبْعَ مَرَّاتٍ) فَقُلْتُ ذَلِكَ فَشَفَانِيَ اللَّهُ.

Dari Usman bin Abu al-Aash Ats-Tsaqafiy berkata, “Aku mendatangi Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan aku sedang menderita penyakit yang sangat mengganggu, maka beliau bersabda kepadaku, “Letakkan tanganmu yang kanan diatasnya (yaitu diatas bagian tubuh yang sakit) lalu ucapkan :

bismillahi a’uudza bi’izzatillaahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru

(Dengan nama Allah, aku berlindung dengan kemuliaan Allah dan kekuasaanNya dari sakit yang aku derita ini) sebanyak tujuh kali.” Maka aku mengucapkan seperti itu dan Allah pun menyembuhkanku.”
(HR. Ibnu Majah)

Dan disunnahkan pula untuk meruqyah keluarganya, jika perlu kepada orang lain yang membutuhkan, sebagaimana malaikat Jibril ‘alaihi salam. pernah meruqyah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْ : كَانَ إِذَا اشْتَكَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَقَاهُ جِبْرِيلُ قَالَ: بِاسْمِ اللَّهِ يُبْرِيكَ وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيكَ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ وَشَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ.

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘Anhaa istri Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, berkata, “Dahulu jika Rasulullah sedang sakit maka Jibril datang meruqyah beliau, Jibril mengucapkan :

bismillaahi yubriika wa min kulli daa’in yasyfiika wa min syarri haasidin idzaa hasada wa syarri kulli dzii ‘ain

(dengan nama Allah, engkau mendapatkan keberkahan. Allah menyembuhkanmu dari segala penyakit dan dari keburukan orang yang hasad dan keburukan orang yang menyebabkan ‘ain)
(HR. Muslim)

2. Kumpulan doa untuk orang yang sakit.

Sejatinya bagi kaum muslimin untuk mendoakan dan menjenguk muslimin lain yang sakit, sebagaimana ada beberapa riwayat yang menjelaskan doa-doa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi orang sakit yang beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam kunjungi, diantaranya yang diriwayatkan oleh Aisyah Radhiyallahu ‘Anhaa istri Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam :

(اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا)

Allahumma rabban naasi, adzhibil ba’si, isyfi, antasy syaafii, laa syaafiya illa anta, syifaa’an laa yughaadiru saqman

Artinya: “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri.”
(HR Bukhori dan Muslim)

Baca:  Berhubungan Intim Saat Istri Sedang Haidh, Bolehkah?

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW membaca doa ini ketika meruqyah salah seorang sahabat:

(امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ)

Imsahil ba’sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā’u. Lā kāsyifa lahū illā anta.

Artinya: “Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau,”
Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar

Dan di antara do’a-do’a yang ada di dalam sunnah :

(اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ وَاشْفِهِ وأَنْتَ الشَّافِي لا شِفَاءَ إِلا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لا يُغَادِرُ سَقَمًا)

Allahumma rabban naasi, adzhibil ba’si, wasydihi, wa antasy syaafii, laa syifaa’a illa syifaauka, syifaa’an laa yughadiru saqoman

“Wahai Rabb seluruh manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.”
(HR Bukhari dan Muslim)

(أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ)

As’alullahal ‘azhiim rabbal ‘arsyil ‘azhim an yasyfiyaka

“Aku mohon kepada Allâh Yang Maha Agung, Rabb yang menguasai Arsy yang agung, agar menyembuhkan penyakitmu.”
(HR Tirmidzi dan Abu Dawud)

الَّلهُمَّ اشْفِ فلاناً ،الَّلهُمَّ اشْفِ فلاناً ،الَّلهُمَّ اشْفِ فلاناً

Allahummasyfi fulanan (dibaca 3 kali)

“Ya Allâh ! Berikah kesembuhan kepada (dibaca 3x)…… (sebut namanya).”
(HR muslim)

3. apakah ada istimewa do’a orang yang sedng sakit, Ada rahasia indah dibalik sakit diantaranya :

1. Sakit menjadi kebaikan bagi seorang muslim jika dia bersabar, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

(عجبا لأمر المؤمن، إن أمره كله خير، وليس ذاك لأحد إلا للمؤمن، إن أصابته سراء شكر، فكان خيرا له، وإن أصابته ضراء، صبر فكان خيرا له)

“Sungguh menakjubkan perkara kaum mukmin, sesungguhnya semua perkaranya adalah baik, dan itu tidak akan terjadi kecuali bagi orang mukmin. Jika ia dianugrahi nikmat ia bersyukur dan itu baik baginya , jika ia tertimpa musibah ia bersabar maka itu baik baginya.”
(HR. Muslim)

2. Sakit akan menghapuskan dosa, Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:

(مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ)

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya karenanya”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Baca:  Hukum Tentang Ular Dalam Islam : Merasa Sial Karena Ular

3. Sakit akan Membawa Keselamatan dari api neraka, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

(لَا تَسُبِّي الْحُمَّى، فَإِنَّهَا تُذْهِبُ خَطَايَا بَنِي آدَمَ، كَمَا يُذْهِبُ الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ)

“Janganlah Engkau mencela demam. Karena demam itu bisa menghilangkan kesalahan-kesalahan (dosa) manusia, sebagaimana kiir (alat yang dipakai pandai besi) bisa menghilangkan karat besi.”
(HR. Muslim)

4. Manfaat do’a orang sakit,

Setalah saya bahas terkait dengan point ini saya tidak menemukan ada istimewanya do’a orang sakit untuk lainnya, dan saya mendapat salah satu maqulah dari umar bin khattab yang sanadnya lemah , yaitu :

(إذا دخلتَ على مريضٍ فَمُرْه يدعو لك فإن دعاءَه كدعاءِ الملائكةِ)

Apabila kamu menjenguk orang sakit, minta dia untuk mendoakanmu. Karena doanya seperti doa Malaikat.

Tetapi akhi Fillah sangat banyak manfaat do’a orang sakit untuk dirinya , di antara nya :

Allah berfirman:

أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ 

“Siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan”
(QS. An-Naml: 62)

Dan kita semua tahu, orang sakit termasuk diantara mereka(الْمُضْطَرَّ). Ibnu Allan menjelaskan mengapa doa orang sakit lebih mustajab, beliau berkata :

وذلك لأنّه مضطر ودعاؤه أسرع إجابةً من غيره

“Karena orang sakit termasuk orang yang terdesak. Dan doanya lebih cepat diijabahi dari pada yang lainnya.”
(al-Futuhat ar-Rabbaniyah, Syarh al-Adzkar an-Nawawiyah)

Wallahu a’lam.

Demikian ini yang bisa saya kumpulkan dari pembahasan kita, mudah-mudahan bermanfaat.
Mohon maaf apabila ada kesalahan, apabila ada kesalahan maka itu dari diri sendiri dan syaitan, dan apabila ada kebenaran dan kebaikan maka itu dari Allah azza wa jalla.

وصلى الله على سيدنا وحبيبنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

Disusun oleh:
Ustadz Muhammad Ayyub Abdullah, Lc. حفظه الله
Selasa, 12 Ramadhan 1441 H/ 05 Mei 2020 M



Ustadz Muhammad Ayyub Abdullah, Lc. حفظه الله
Beliau adalah Lulusan Universitas Islam Madinah, Fakultas Syariah
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ayyub حفظه الله 
klik disini