Dapat Hadiah Sajadah dari Bank Syariah, Riba Bukan?

Dapat Hadiah Sajadah dari Bank Syariah, Riba Bukan?

Dapat Hadiah Sajadah dari Bank Syariah, Riba Bukan?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang berakhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang dapat hadiah sajadah dari bank syariah, riba atau bukan?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Afwan Ustadz, Saya mau tanya.
Apabila kita menyimpan uang di Bank Syariah, misal sekitar 1 juta. Dan itu tidak boleh di ambil selama 1 tahun.
Terus pas di awal itu pihak Bank memberi hadiah seperti sajadah/mukenah.
Nah itu sajadah/mukenahnya masuk ke hukum riba atau tidak Ustadz ?

شكرا

(Disampaikan oleh Fulanah, Sahabat BIAS T08 G-62)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Ayyuhal akhwat baarakallah fikunna.

Dibolehkan bagi Anda untuk menabungkan uang di bank tanpa bunga (baca : riba) bila memang Anda benar-benar ‘terpaksa’ melakukannya.
Dan tidak boleh mengambil hadiah yang diberikan (sama saja pakai nomor urut atau tidak, atau pakai undian atau tidak) walaupun itu adalah sajadah dan mukena, karena sesungguhnya hadiah itu adalah riba.

Ingatlah!
Mereka tidaklah memberikan hadiah ini kepada Anda, kecuali karena uang yang tabungkan di bank tersebut. Coba tidak menabung di bank (simpan di rumah misalkan), sampai kiamat pun tidak akan ada namanya hadiah dari Bank.

Penamaan mereka terhadap barang yang diberikan kepada Anda dengan hadiah atau imbalan, tidaklah dapat mengeluarkannya dari makna/hakikat riba, hal ini berdasarkan kaidah fiqih yang telah diketahui, yaitu :

كل قرض جر نفعا فهو ربا

“Setiap piutang yang mendatangkan keuntungan, maka itu adalah riba”.
(Asy-Syarhul Mumthi’ jilid 9, halaman 109)

 

Wallahu a’lam,
Wabillahit taufiq.

Disusun oleh:
Ustadz Fadly Gugul حفظه الله
Selasa, 23 Muharram 1441 H / 24 September 2019



Ustadz Fadly Gugul حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

CATEGORIES
Share This

COMMENTS