Cara Shalat Rawatib (Qobliyah dan Ba'diyah) Ketika Sholat Jamak bimbingan islam
Cara Shalat Rawatib (Qobliyah dan Ba'diyah) Ketika Sholat Jamak bimbingan islam

Cara Shalat Rawatib, Qobliyah dan Ba’diyah, Ketika Shalat Jamak

Para pembaca Bimbinganislam.com yang baik hati berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang cara shalat rawatib (qobliyah dan ba’diyah) ketika sholat jamak.
Silahkan membaca.

Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Allah  ‘Azza wa Jalla selalu menjaga Ustadz dan keluarga

ijin bertanya

  1. Pada shalat jamak apakah boleh melakukan solat rawatib, serta bagaimana tata cara sholat tersebut?
  2. Solat sunnah qobliyah dhuhur itu kan 4 rokaat. 4 rokaat ini dilakukan dengan 2 rokaat salam lalu 2 rokaat atau 4 rokaat langsung?

Jazaakallaahu Khoyron

(Disampaikan oleh Fulanah, Sahabat Bias  T08 G38)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du
Ayyuhal  Ikhwan wal Akhwat baarakallah fiikum Ajma’in.

Shalat rawatib ketika menjama’ shalat karena sebab safar tidak ada, karena tidak diriwayatkan dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau shalat rawatib, yang ada hanya shalat witir dan shalat malam.

Adapun menjama’ shalat pada saat muqim (tidak safar, bisa karena hujan deras saat berjamaah di masjid atau selainnya), maka para ulama mengatakan pelaksanaannya adalah sesudah shalat jama’ tadi secara berurutan.
Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan teknis jama’ dan shalat rawatib bagi orang yang mukim atau yang tinggal dan tidak sedang bepergian,

في جمع العشاء والمغرب يصلي الفريضتين ثم سنة المغرب ثم سنة العشاء ثم الوتر
وأما في الظهر : فالصواب الذي قاله المحققون أنه يصلي سنة الظهر التي قبلها ثم يصلي الظهر ثم العصر ثم سنة الظهر التي بعدها ثم سنة العصر

Untuk shalat jamak isya dan maghrib, yang dilakukan adalah mengerjakan kedua shalat wajib (maghrib dan isya) terlebih dahulu, kemudian sunah bakdiyah maghrib, kemudian sunah bakdiyah isya, kemudian witir.
Sementara untuk jamak shalat dzuhur, yang benar adalah keterangan para ulama peneliti (ahlu Tahqiq), yaitu dengan cara melaksanakan shalat sunah qabliyah dzuhur, kemudian shalat dzuhur, kemudian shalat asar, kemudian shalat bakdiyah dzuhur, kemudian sunah qabliyah asar.
(lihat Raudhah at-Thalibin, 1/402).

Adapun shalat qobliyah zhuhur adalah berjumlah empat raka’at, dikerjakan dengan cara 2 kali salam (2 raka’at, kemudian 2 raka’at).

Wallahu Ta’ala A’lam.

 

Disusun oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Selasa, 25 Jumadal Ula 1441 H/ 21 Januari 2019 M



Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini