KonsultasiMuamalah

Cara Niat Sedekah Atas Nama Banyak Orang

Pendaftaran Mahad Bimbingan Islam

Cara Niat Sedekah Atas Nama Banyak Orang

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Cara Niat Sedekah Atas Nama Banyak Orang, selamat membaca.


Pertanyaan:

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Ustadz beserta Tim Mahad Bimbingan Islam selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala, afwan Ustadz ijin bertanya bila kita ingin mengeluarkan sedekah atas nama orang tua, suami dan anak-anak sekaligus , apakah dalam niat kita perlu di sebutkan nama namanya satu persatu ?

جزاك اللهُ خيراً

Ditanyakan oleh Santri Mahad Bimbingan Islam


Jawaban:

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in.

Semua amalan tergantung apa yang ia niatkan. Bilamana ia meniatkan sedekah mengatasnamakan orang tuanya, atau suaminya, atau anak-anaknya ataupun untuk semuanya, maka boleh-boleh saja, sebagaimana yang diriwayatkan Ibnu ‘Abbas:

أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِرَسُولِ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ أُمَّهُ تُوُفِّيَتْ، أَيَنْفَعُهَا إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا؟ قَالَ: نَعَمْ، قَالَ: فَإِنَّ لِي مِخْرَافًا وَأُشْهِدُكَ أَنِّي قَدْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا. [رواه البخاري]

Baca Juga:  Sedekah Dengan Nama Keluarga yang Telah Meninggal

“Bahwasanya pernah ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah ﷺ, ‘Sesungguhnya ibuku telah wafat, apakah bermanfaat baginya jika aku bersedekah atas namanya?’ Jawab beliau, ‘Ya’. Orang itu berkata, ‘Sesungguhnya aku memiliki kebun yang telah berbuah, maka aku mempersaksikan kepadamu bahwa aku telah menyedekahkannya atas namanya.’” [HR. Al-Bukhari]

Diriwayatkan juga dari ‘Aisyah Radhiyallahu anha:

أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ أُمِّي افْتَلَتَتْ نَفْسُهَا، وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ، فَهَلْ لَهَا أَجْرٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا؟ قَالَ: نَعَمْ.

“Bahwasanya pernah ada seseorang yang bertanya kepada Nabi ﷺ, ‘Sesungguhnya ibuku meninggal secara mendadak, sementara aku menduga jika ia mampu berpesan sebelum kematiannya, pasti ia bersedekah, maka apakah ia mendapat pahala jika aku bersedekah atas namanya?’ Jawab beliau, ‘Ya.’” [HR. Bukhari dan Muslim]

Wallahu a’lam bish-shawab

 

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Ahmad Yuhanna, Lc. حفظه الله

Related Articles

Back to top button