KonsultasiUmum

Cara Agar Istiqamah Beramal Shalih

Cara Agar Istiqamah Beramal Shalih

Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ustadz, bagaimana caranya agar istiqomah dalam melakukan beramal sholeh ? Soalnya ana masih susah untuk istiqomah. Jazakallahu khoiron.

(Disampaikan oleh Hasan Basri, Admin N09)


Jawaban :

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakaatuh.

Bismillah, alhamdulillah wash shalaatu wassalaamu ‘alaa rasulillaah wa ‘alaa aalihi wa ash-haabihi waman tabi’ahum bi ihsaanin ilaa yaumil qiyaamah, ammaa ba’du

Di Antara Sebab Istiqamah

أَحْسَنَ اللهُ إِلَيْكُمْ

Semoga Allah menganugrahkan kebaikan kepada Anda

عَبْدُ اللهِ مِنْ الرِيَاضِ يَقُوْلُ يَا شَيْخُ

Wahai Syaikh, Abdullah dari Kota Riyadh bertanya :

Baca Juga :  Vaksin dan Swab Test Apakah Membatalkan Puasa?

مَا الْأَسْبَابُ الْمُعِيْنَةُ عَلَى تَمَسُّكِ الْمُسْلِمِ بِدِيْنِهِ

Apa saja sebab-sebab yang bisa membantu seorang muslim berpegang teguh dengan agamanya

واَلِاسْتِمْرَارِ عَلَى الطَّاعَاتِ حَتَّى الْمَمَاتِ ؟

Dan bisa terus berbuat ketaatan hingga akhir hayat?

أَنْ يَتَعَلَّمَ دِيْنَهُ حَتَّى يَعْرِفَهُ وَيَتَمَسَّكَ بِهِ

Caranya adalah dengan mempelajari agama sampai benar-benar mengerti, kemudian memeganginya erat-erat.

هَذَا وَاحِدٌ

Ini yang pertama.

اَلْأَمْرُ الثَّانِيْ أَنْ يُصَاحِبَ الْأَخْيَارَ وَالْمُتَّقِيْنَ

Yang kedua, dengan cara berteman dengan orang-orang yang baik dan bertaqwa.

وَالْأَمْرُ الثَّالِثُ أَنْ يُكْثِرَ مِنَ الدُّعَاءِ

Yang ketiga, dengan memperbanyak doa.

يَدْعُو اللهَ بِالثَّبَاتِ عَلَى دِيْنِهِ

Memohon kepada Allah agar bisa istiqamah dalam beragama.

وَيَخَافُ مِنْ أَنْ يُنْزَعَ مِنْهُ دِيْنُهُ

Dan hendaknya takut, agamanya tersebut akan dicabut dari dirinya.

يَخَافُ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَنْزِعَ مِنْهُ دِيْنَهُ

Takut, Allah akan mencabut agama dari dirinya

فَبِهَذِهِ الْأُمُوْرِ وَغَيْرِهَا يَثْبُتُ الْمَرْءُ عَلَى دِيْنِهِ بِإِذْنِ اللهِ

Dengan cara ini dan yang lainnya, dengan izin Allah, seseorang bisa istiqamah dalam agamanya.

نَعَمْ

Na’am.

Referensi :

https://youtu.be/eGSKTj95gbM (menit : 16:04 – 16:56)

Wallahu a’lam
Wabillahittaufiq

Dijawab dengan ringkas oleh :
👤 Ustadz Ratno Abu Muhammad, Lc حفظه الله تعالى
📆 Selasa, 03 Sya’ban 1440 H/ 09 April 2019 M

Baca Juga :  Hukum Menerima Zakat dari Pegawai Bank

Ustadz Ratno, Lc.

Beliau adalah Alumni King Saud University Riyadh (1 semester) kemudian di terima di Universitas Islam Madinah Saudi Arabia jurusan Hadits, lulus 2018 | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Menulis artikel, Menjawab pertanyaan-pertanyaan member bias, Rekaman syamail nabawiyyah dan manhajussalikin, Khatib Jum’at dibeberapa masjid di daerah yogyakarta, Menggantikan beberapa ustadz jika berhalangan dibeberapa masjid di yogyakarta

Related Articles

Back to top button