FiqihKonsultasi

Bolehkah Menutup Mata Ketika Shalat?

Bolehkah Menutup Mata Ketika Shalat?

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Semoga ustadz selalu dalam lindungan Allaah, diampuni segala kesalahannya dan selalu diberi hidayah oleh Allaah subhanahu wa ta’ala. Aamiin.
Ustadz, jika kita sedang shalat lalu ada musik hal apa yang mesti kita lakukan? Apakah saat itu boleh memejamkan mata?

جَزَاك الله خَيْرًا

(Disampaikan: Sahabat BiAS)


Jawaban :

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
بسم الله الحمد الله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم القيامة, أما بعد

Ibnul Qoyyim rahimahullah, ketika menjelaskan bahwa menutup mata dalam shalat hukumnya makruh, dan beliau juga menukilkan bahwa menutup mata adalah perbuatan Yahudi, beliau menutupnya dengan sebuah kalimat:

Baca Juga :  Cara Wudhu Bagi Orang Selesai Operasi Mata

وَالصَّوَابُ أَنْ يُقَالَ: إِنْ كَانَ تَفْتِيحُ الْعَيْنِ لَا يُخِلُّ بِالْخُشُوعِ، فَهُوَ أَفَضْلُ، وَإِنْ كَانَ يَحُولُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْخُشُوعِ لِمَا فِي قِبْلَتِهِ مِنَ الزَّخْرَفَةِ وَالتَّزْوِيقِ أَوْ غَيْرِهِ مِمَّا يُشَوِّشُ عَلَيْهِ قَلْبَهُ، فَهُنَالِكَ لَا يُكْرَهُ التَّغْمِيضُ قَطْعًا، وَالْقَوْلُ بِاسْتِحْبَابِهِ فِي هَذَا الْحَالِ أَقْرَبُ إِلَى أُصُولِ الشَّرْعِ وَمَقَاصِدِهِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْكَرَاهَةِ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ.

Yang benar adalah: jika membuka mata tidak menghalanginya untuk khusyu’ maka itulah yang afdhal (utama). Adapun jika membuka mata menjadi penghalang antara dirinya dan kekhusyuan, dengan adanya berbagai hiasan atau yang semisalnya pada sisi kiblat, yang mana hal itu membuat hatinya tidak khusyu’, maka dipastikan “menutup mata” ketika itu tidak makruh lagi.

Baca Juga :  Setelah Mandi, Haruskah Wudhu Lagi?

Dan untuk mengatakan bahwa dalam kondisi semacam ini, menutup mata disunnahkan bukan dimakruhkan, adalah pendapat yang mendekati kebenaran sesuai dengan tujuan-tujuan syariat.
selesai penukilan

Dan Syaikh Utsaimin menambahkan, misalkan ada anak-anak yang bermanin di depan kita. Sehingga segala hal yang membuat kekhusyuan kita terganggu ketika melihatnya, maka seorang boleh memejamkan mata.Dan memejamkan mata tidak berhukum makruh lagi.

Sehingga jika ketika shalat, dan saat itu tetangga membunyikan musik, maka boleh memejamkan mata jika hal itu bisa membuatnya lebih khusyuk lagi.

Wallahu a’lam, wabillahittaufiq.

Dijawab dengan ringkas oleh:
👤Ustadz Ratno Abu Muhammad, Lc حفظه الله
📆 Selasa, 19 Rajab 1440 H / 26 Maret 2019 M

Baca Juga :  Hukum Memperagakan Sumpah

Ustadz Ratno, Lc.

Beliau adalah alumni Arabic Language Institute, King Saud University Riyadh Saudi Arabia Tahun 2013. Alumni S1 Jurusan Hadits, Universitas Islam Madinah Saudi Arabia Tahun 2014-2018. Begitu juga alumni S2 Study Qur'an Hadits UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Tahun 2019-2021. Aktivitas beliau sekarang adalah sebagai Dewan Pembina Yayasan Anak Muslim Ceria. Pengisi Kajian Radio Muslim Yogyakarta. Pengajar Ma'had Al-Ilmi Yogyakarta, Ma'had Darussalam Asy-Syafi'i Yogyakarta, dan beberapa kajian online maupun offline di Yogyakarta dan sekitarnya.

Related Articles

Back to top button