Bolehkah Donor Asi Kepada Bayi Non Muslim?

Bolehkah Donor Asi Kepada Bayi Non Muslim?

Bolehkah Donor Asi Kepada Bayi Non Muslim?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang bolehlah donor asi kepada bayi non muslim?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga ustadz selalu dalam lindungan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala.

Apa Boleh Seorang Ibu (Muslim) memberikan ASI nya ke anak Orang Kafir (non Muslim), karena anaknya lahir prematur dan membutuhkan ASI?

(Disampaikan oleh Fulan, anggota grup BiAS dari Mimika Papua)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Memberikan ASI untuk anak non muslim hukumnya boleh.

Hukum anak susunan lintas agama tidak mengapa. Dalilnya dahulu Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم disusui oleh Halimah Sa’diyah yang notabene bukan muslimah, Nabi tidak mengingkari hal itu, juga tidak melarang hal itu kepada sahabatnya dikemudian hari.
Alloh berfirman tentang bolehnya anak susuan, bahkan jika dilakukan dengan biaya sesuai kesepakatan

وَإِنْ أَرَدْتُمْ أَنْ تَسْتَرْضِعُوا أَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِذَا سَلَّمْتُمْ مَا آَتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوفِ

“Jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan upah menurut yang patut”
(QS Al-Baqoroh 233)

Ayat diatas bersifat umum, tanpa ada pengkhususan sesama muslim.

Namun tidak boleh dilupakan bahwa hal ini akan memberikan konsekuensi adanya hubungan kemahraman, layaknya anak kandung. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

يَحْرُمُ مِنَ الرَّضَاعِ مَا يَحْرُمُ مِنَ النَّسَبِ

“Persusuan itu menyebabkan terjadinya hubungan mahrom, sama seperti mahrom karena nasab”
[HR Bukhori 2645]

Sehingga ketika dewasa antara anak kandung dan anak susuan tidak boleh menikah karena terhalang 2 hal, nasab & perbedaan agama. Disamping itu anak susuan juga tidak saling mewarisi.

Wallahu A’lam,
Wabillahittaufiq.

 

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Rosyid Abu Rosyidah حفظه الله
Senin, 05 Sya’ban 1441 H/ 30 Maret 2020 M



Ustadz Rosyid Abu Rosyidah حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI IMAM SYAFI’I Kulliyyatul Hadits, dan Dewan konsultasi Bimbingan Islam,
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Rosyid Abu Rosyidah حفظه الله  
klik disini

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS