Para pembaca Bimbinganislam.com yang baik hati, Berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang ketentuan fidyah beserta penjelasannya secara lengkap
1. Untuk fudiyahnya ketentuannya bagaimana ? Dan besarannya berapa kalo tidak berpuasa 1 bulan full 2. Waktu pembayaran fidiyah, harus di bulan ramadhan atau bisa diluar ramadhan ustad..? Dan apa holeh berupa uang ?

Berikut Ketentuan Fidyah Beserta Penjelasannya

Para pembaca Bimbinganislam.com yang baik hati, Berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang ketentuan fidyah beserta penjelasannya secara lengkap


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ustad.. izin bertanya Kebetulan ibu saya terkena stroke dari bulan februari.. Dan tidak bisa berpuasa seperti biasanya..

1. Untuk fudiyahnya ketentuannya bagaimana ?
Dan besarannya berapa kalo tidak berpuasa 1 bulan full

2. Waktu pembayaran fidiyah, harus di bulan ramadhan atau bisa diluar ramadhan ustad..?
Dan apa holeh berupa uang ?

Dari Sahabat BiAS N04-G33


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Ayyuhal Ikhwan wal Akhwat Baarakallah Fiikum Jami’an Allah Ta’ala berfirman,

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin” (QS. Al Baqarah: 184).

Golongan yang Diperbolehkan Meninggalkan Puasa dengan Membayar Fidyah

Para ulama memberikan kesimpulan tentang mereka (golongan)  yang diperbolehkan meninggalkan puasa dan cukup menggantinya dengan membayar fidyah dengan cara memberi makan kepada fakir miskin sesuai dengan jumlah hari yang ia tinggalkan. Dan tidak usah mengganti puasa di hari yang lain, mereka ini ialah ;

•  Lelaki tua yang sudah tidak mampu melaksanakan puasa.
•  Wanita tua yang sudah tidak mampu melaksanakan puasa.
•  Wanita hamil yang khawatir atas dirinya (keterangan dokter ahli).
•  Wanita menyusui yang khawatir jika berpuasa maka anaknya akan termadharati (keterangan dokter ahli).
•  Orang sakit yang tidak bisa diharapkan kesembuhannya.

عن عطاء سمع ابن عباس يقرأ ( وعلى الذين يطوقونه فدية طعام مسكين ) قال ابن عباس : ليست بمنسوخة هو للشيخ الكبير والمرأة الكبيرة لا يستطيعان أن يصوما فليطعما مكان كل يوم مسكينا

Dari Atha’ ia mendengar Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma membaca ayat (dan bagi orang yang terasa berat puasa, maka ia memberi makan kepada orang miskin). Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata ;

Ayat ini tidak dihapus, ayat ini berlaku untuk lelaki tua dan wanita tua yang tidak mampu melaksanakan puasa. Mereka berdua memberi makan orang miskin (yang utama makanan siap saji (plus lauk pauk), dan tidak boleh diganti uang) sejumlah hari yang mereka tinggalkan (dari puasa)”. (HR. Bukhari, no. 4505).

BACA JUGA :
Fidyah atau Qodho Puasa Untuk Ibu Hamil?
Bolehkah Membayar Fidyah Kepada Satu Keluarga Miskin?
Apakah Tetap Mendapat Pahala Puasa Dengan Membayar Fidyah?
Bolehkah Puasa Ramadhan Diganti Dengan Fidyah?

Waktu Pembayaran Fidyah Kapan?

Adapun waktu pembayarannya lebih fleksibel. Dia boleh membayarkan fidyahnya setiap hari satu-satu (dibayarkan di waktu maghrib di hari puasa yang ditinggalkan). Dia juga dibolehkan mengakhirkan pembayaran setelah selesai ramadhan, sebagaimana yang dilakukan Anas bin Malik radliallahu ‘anhu. (lihat penjelasan dalam kitab As-Syarhul Mumthi’, 6/207).

Terdapat riwayat dari Nafi’ – murid Ibnu Umar –,

أن ابن عمر سئل عن المرءة الحامل إذا خافت على ولدها، فقال: تفطر و تطعم مكان كل يوم مسكينا مدا من حنطة

bahwa Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma pernah ditanya tentang wanita hamil yang khawatir terhadap anaknya (jika puasa). Beliau menjawab, “Dia boleh berbuka dan memberi makan orang miskin dengan satu mud gandum halus sebanyak hari yang dia tinggalkan.”(HR. Al-Baihaqi dari jalur Imam Syafi’i dengan sanad yang shahih)

kedua, riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu,

أَنَّه ضَعُف عَن الصَّومِ عَامًا فَصَنَع جفنَةَ ثَريدٍ ودَعَا ثَلاثِين مِسكِينًا فَأشبَعَهُم

Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa ketika dirinya sudah tidak mampu puasa setahun, beliau membuat adonan tepung dan mengundang 30 orang miskin, kemudian beliau kenyangkan mereka semua. (HR. ad-Daruquthni dan dishahihkan ahli hadits syaikh al-Albani).

Wallahu Ta’ala A’lam.
Wabillahit Taufiq..

Dijawab dengan ringkas oleh:
Team Tanya Jawab Bimbingan Islam