Fiqih

Berapa Batasan Jarak Melewati Di Depan Orang Sholat Yang Dibolehkan?

Berapa Batasan Jarak Melewati Di Depan Orang Sholat Yang Dibolehkan?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan pembahasan tentang berapa batasan jarak melewati di depan orang sholat yang dibolehkan? Selamat membaca.


Pertanyaan:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, ahsanallahu ilaikum yaa asaatidz. Afwan ana izin bertanya mengenai berjalan di depan orang shalat. Apakah hadits larangan berjalan depan orang shalat berlaku dalam jarak tertentu? Jazaakumullahu khairan katsiran, wa baarakallahu fiikum.

(Ditanyakan oleh Santri Kuliah Islam Online Mahad BIAS)


Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.

Secara hukum asal adalah terlarang lewat di depan orang yang sedang shalat baik ia menghadap sutrah shalat atau pun tidak. Hal ini berdasarkan hadits dari Abu Sa’id Al Khudri radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ’alaihi Wasallam bersabda:

Baca Juga:  Sudah Bercerai Namun Duduk Bersama Di Pelaminan Anak

إذا صلَّى أحدُكُم إلى شيءٍ يستُرُهُ من الناسِ،فأرادَ أحَدٌ أنْ يَجتازَ بين يديْهِ، فليدفَعْهُ، فإنْ أبى فَليُقاتِلهُ، فإنما هو شيطانٌ

Jika salah seorang dari kalian shalat menghadap sesuatu yang ia jadikan sutrah terhadap orang lain, kemudian ada seseorang yang mencoba lewat di antara ia dengan sutrah, maka cegahlah. jika ia enggan dicegah maka tolaklah ia dengan keras, karena sesungguhnya ia adalah setan” (HR. Al Bukhari 509, Muslim 505)

Siapa saja yang dengan sengaja melewati orang yang sedang shalat walaupun ia tidak menghadap sutrah, maka ia pun berdosa menurut pendapat yang benar, berdasarkan hadits dari Abu Juhaim Al Anshari, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

لَوْ يَعْلَمُ الْمَارُّ بَيْنَ يَدَيِ الْمُصَلِّي مَاذَا عَلَيْهِ مِنَ الإِْثْمِ لَكَانَ أَنْ يَقِفَ أَرْبَعِينَ خَيْرًا لَهُ مِنْ أَنْ يَمُرَّ بَيْنَ يَدَيْهِ

Baca Juga:  Ragu Kentut Dan Mengulang Wudhu/Sholat, Was-Was Setan?

Andaikan seseorang yang lewat di depan orang yang shalat itu mengetahui dosanya perbuatan itu, niscaya diam berdiri selama 40 tahun itu lebih baik baginya dari pada lewat” (HR. Al Bukhari, no. 510, Muslim, no. 507)

Namun para ulama kaum muslimin berbeda pendapat dalam menetapkan berapa batasan jarak di depan orang shalat yang tidak dibolehkan lewat? Dalam hal ini terdapat silang pendapat yang dinukil dari para ulama.

Kami lebih condong pada pendapat yang dikuatkan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin yaitu batasan yang tidak boleh dilewati adalah antara kaki dan tempat sujud orang yang shalat. Karena orang yang shalat tidak membutuhkan lebih dari jarak tersebut, maka ia tidak berhak untuk menghalangi orang yang lewat di luar jarak tadi (lihat penjelasannya dalam Syarhul Mumthi’, 3/246).

Baca Juga:  Apakah Wajib Menutup Dagu di Luar Shalat?

Dengan demikian jika ingin lewat di depan orang yang shalat yang tidak menggunakan sutrah hendaknya lewat di luar jarak sujudnya, dan ini hukumnya boleh. Tentunya lebih baik adalah tidak melewati orang yang sedang shalat (keluar dari silang pendapat ulama) atau lewat di samping kanan kirinya saja.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag.
حفظه الله
Jumat, 20 Safar 1443 H/ 16  September 2022 M


Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

Ustadz Fadly Gugul, S.Ag

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2012 – 2016 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Takhosus Ilmi di PP Al-Furqon Gresik Jawa Timur | Beliau juga pernah mengikuti Pengabdian santri selama satu tahun di kantor utama ICBB Yogyakarta (sebagai guru praktek tingkat SMP & SMA) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Dakwah masyarakat (kajian kitab), Kajian tematik offline & Khotib Jum’at
Back to top button