Bekerja di Kontraktor Penyogok

Pertanyaannya :

Bagaimana hukumnya kalau kita bekerja di perusahaan kontraktor tersebut ? . Padahal kita tau ada hal yang terlarang disitu tetapi kita sebagai pegawai kan tidak bisa mencegahnya . Bagaimana juga hukumnya dengan gaji yang kita terima dari perusahaan kontraktor tersebut. Mohon penjelasannya ustadz.

جَزَاك اللهُ خَيْرًا

(Dari Ibu Aya di Jakarta Anggota Grup WA Bimbingan Islam T01-G13)

Jawab:

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selama pekerjaan yang antum lakukan adalah pekerjaan yang halal/mubah, dan tidak ada hubungannya dengan proses suap-menyuap tersebut walau sekedar sebagai perantara, dan tidak pula turut membantu dalam terlaksananya suap-menyuap; maka tidak mengapa bekerja di sana.

Namun jika dia tahu persis siapa orang yang terlibat dalam penyuapan atau melakukan sesuatu sekedar untuk mengelabui dan memenangkan tender; maka nasehatilah orang tersebut agar meninggalkan perbuatan haram tersebut, bila memang hal itu tidak dikhawatirkan merugikan si pemberi nasehat. Sebab suap-menyuap termasuk dosa besar yang dalam hadits shahih Nabi melaknat pemberinya, penerimanya dan sekaligus perantaranya (HR. tirmidzi, hasan shahih.

Baca:  Gaji Hasil Bekerja di Perusahaan Asuransi Syariah, Apakah Halal?

Oleh karena itu, upaya mendapatkan suap, memberi suap, menerima suap dan menjadi perantaranya adalah perbuatan haram.

Wallaahu a’lam

Referensi:

http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=172171

Konsultasi Bimbingan Islam

Dijawab oleh Ustadz Dr. Sufyan Baswedan Lc MA