Adab & Akhlak

Beginilah, Adab Dalam Menulis Surat Atau Email

Beginilah, Adab Dalam Menulis Surat Atau Email

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan beginilah, adab dalam menulis surat atau email. Selamat membaca.


Pertanyaan:

Bismillah, semoga ustadz dan keluarga selalu berada dalam keadaan sehat wal’afiat. Apa hukum mengucapkan “yang saya hormati dalam menulis surat/surat elektronik (email)?

(Ditanyakan oleh Santri Kuliah Islam Online Mahad BIAS)


Jawaban:

Bismillah

Aamiin. Semoga juga dengan Anda dan kita semua diberikan hidayah dan kebahagiaan.

Islam memerintahkan kepada kita untuk menjaga adab, beradab dan memuliakan setiap orang. Bahkan Rasulullah () diutus sebagai nabi untuk memuliakan akhlak, sebagaimana sabda beliau:

Rasulullah () bersabda,

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ

Baca Juga:  Bolehkah Membalas Orang yang Menzalimi Kita?

Sesungguhnya aku hanyalah diutus untuk menyempurnakan akhlak yang luhur.” (HR. Ahmad no. 8952 dan Al-Bukhari dalam Adaabul Mufrad no. 273. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Adaabul Mufrad.)

Rasulullah () bersabda,

إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا

Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah mereka yang paling bagus akhlaknya di antara kalian.” (HR. Tirmidzi no. 1941. Dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jaami’ no. 2201.)

Bahkan dengan akhlak mulia, seseorang bisa menyamai kedudukan (derajat) orang yang rajin berpuasa dan rajin shalat. Sebagaimana sabda Rasulullah (),

إِنَّ الْمُؤْمِنَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ

Sesungguhnya seorang mukmin bisa meraih derajat orang yang rajin berpuasa dan shalat dengan sebab akhlaknya yang luhur.” (HR. Ahmad no. 25013 dan Abu Dawud no. 4165. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhiib no. 2643.)

Akhlak mulia diperintahkan dalam segala bidang, selama tidak bertentangan dengan syariat islam yang lain. Di antaranya terkait dengan cara penulisan surat dan sebagainya.

Menjadi hal yang dimaklumi, bahwa di antara tata cara kesopanan dalam penulisan surat adalah dengan menggunakan kalimat hormat, mulia dan sebagainya. Sehingga, tidak menjadi masalah lafad/kalimat tersebut dipakai untuk menghormati orang orang yang ada di sekitar kita.

Wallahu a`lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Mu’tashim, Lc. MA. حفظه الله
Senin, 28 Dzulqo’dah 1443 H/ 27 Juni 2022 M


Ustadz Mu’tashim Lc., M.A.
Dewan konsultasi BimbinganIslam (BIAS), alumus Universitas Islam Madinah kuliah Syariah dan MEDIU
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Mu’tashim Lc., M.A. حفظه الله klik di sini

Baca Juga:  Kotak Infaq untuk Operasional Yayasan

Ustadz Mu’tasim, Lc. MA.

Beliau adalah Alumni S1 Universitas Islam Madinah Syariah 2000 – 2005, S2 MEDIU Syariah 2010 – 2012 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Syu’bah Takmili (LIPIA), Syu’bah Lughoh (Universitas Islam Madinah) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Taklim di beberapa Lembaga dan Masjid

Related Articles

Back to top button