Bagaimana Jika Salah Menyebut Mahar Nikah, Apakah Nikahnya Sah bimbingan islam
Bagaimana Jika Salah Menyebut Mahar Nikah, Apakah Nikahnya Sah bimbingan islam

Bagaimana Jika Salah Menyebut Mahar Nikah, Apakah Nikahnya Sah?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang bagaimana jika salah menyebut mahar nikah, sah tidak nikahnya?
selamat membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Alloh selalu jaga ustadz dan keluarga serta kaum muslimin dimanapun berada, aamiin.

Ustadz saya mau bertanya. Waktu akad nikah lelaki mengucapkan maskawin ataum mahar nikah seperangkat alat sholat dan emas 20 gram. Setelah saya tau beberapa hari setelah nikah, ternyata emas kawinnya masih kurang tidak genap 20 gram. Jadi hutang lah sah atau tidak nikah kami?
Tapi si suami akan membayar, tapi bolehkah si istri meridhakannya ?

(Disampaikan oleh Fulanah, Member grup WA BiAS)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Penyebutan mahar saat akad bukanlah termasuk rukun pernikahan. Bahkan dinukilkan kesepakatan ulama akan hal tersebut. Ibnu Rusyd berkata :

وأجمعوا على أنَّ نِكاحَ التفويض جائزٌ، وهو أن يُعقَدَ النِّكاحُ دون صَداقٍ

“Dan para ulama sepakat bahwa nikah tafwidh di bolehkan, yaitu pernikahan tanpa menyebutkan mahar”
(Bidayatul Mujtahid : 3/51).

Jika penyebutan mahar saja tidak mempengaruhi keabsahan pernikahan apalagi penyebutan tunai atau tidak tunai dalam penyerahan akad.

Kemudian, mahar merupakan hak istri yang wajib ditunaikan suami, sehingga 20 gram tersebut menjadi tanggungan suami sampai lunas dia berikan. Dan apabila istri meridhokannya, maka tidak mengapa, karena mahar tersebut adalah haknya, dan seseorang boleh-boleh saja menggugurkan hak dirinya .

Wallahu a’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Jumat, 07 Shafar 1442 H / 25 September 2020 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini