Bagaimana Hukum Share Foto Model Pakaian Muslimah bimbingan islam
Bagaimana Hukum Share Foto Model Pakaian Muslimah bimbingan islam

Bagaimana Hukum Share Foto Model Pakaian Muslimah?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang bagaimana hukum share foto model pakaian muslimah?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga ustadz dan tim bimbingan islam selalu diberikan kesehatan. Aamiin.

afwan Ustadz, Bagaimana hukumnya upload/ share foto wanita sebagai model busana muslimah?
Saya sudah membaca beberapa artikel terkait, ada yang membolehkan apabila hanya tampak bagian tubuh tertentu (misalnya tangan), bahkan ada yang mengharamkan secara mutlak.
Mohon nasehatnya.

Jazaakallaahu khair wa baarakallaahufiik

(Penanya: Fulanah, Sahabat BiAS T07)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Lebih baik dihindari menyebarkan foto wanita meskipun tanpa diperlihatkan wajahnya. Yang demikian lebih selamat dan lebih menjaga aurat, serta lebih aman bagi kita dan juga bagi orang yang menjadi obyek foto tersebut.
Disebutkan dalam salah satu redaksi fatwa :

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه، أما بعد:
فإن المرأة مأمورة بالاحتجاب عمن لا يحل له رؤيتها، ولا يجوز لها أن تبدي شيئا من جسدها أو زينتها لمن لا يحل له رؤية ذلك، كما دلت عليه الأدلة الكثيرة من الكتاب والسنة، وقد بينا شيئا منها في الفتويين رقم: 5561، ورقم: 43165
وعليه، فلا يجوز للمرأة أن تصور شيئا من جسدها ليراه الأجانب عنها، ولو كان ذلك دون تصوير الوجه، ولو كان من يطلع على تلك الصور لا يعرفهن، ومن فعلت ذلك فقد عصت ربها، وانظري للفائدة الفتوى رقم: 78556
فعلى هؤلاء الأخوات أن يتقين الله، وألا يستجبن لداعي الهوى، وأن يستشعرن خطورة المعصية على العبد،

“Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga terlimpah curakan kepada rasulullah, keluarga serta para sahabat beliau, amma ba’du.

Sesungguhnya para wanita diperintahkan untuk menutup diri dari pandangan orang-orang yang tidak halal untuk melihatnya. Dan tidak boleh bagi wanita untuk menampakkan sesuatu dari jasadnya atai perhiasannya bagi orang yang tidak halal untuk melihatnya. Sebagaimana hal itu telah ditunjukkan oleh dalil-dalil yang sangat banyak dari Al-Kitab dan As-Sunnah.

Maka dari itu tidak boleh bagi wanita untuk memfoto sebagian dari jasadnya agar bisa dilihat oleh lelaki asing. Meskipun tanpa disertai memfoto wajah. Meskipun lelaki yang melihat foto itu tidak mengenalinya. Dan barangsiapa melakukannya maka ia telah berbuat maksiat terhadap Rabbnya.

Sehingga wajib bagi para akhwat/wanita ini untuk bertaqwa kepada Allah ta’ala dan jangan menyambut seruan hawa nafsu. Dan mereka hendaknya merenungkan bahayanya maksiat bagi diri seorang hamba.”
(Fatawa Islamweb no. 201082).

Wallahu a’lam
Wabillahittaufiq

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Abul Aswad Al Bayati حفظه الله
Senin, 17 Jumadal Ula 1441 H/ 13 Januari 2020 M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله  
klik disini