Bagaimana Hukum Berjualan Barang Black Market?

Bagaimana Hukum Berjualan Barang Black Market?

Bagaimana Hukum Berjualan Barang Black Market?

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Bagaimana hukumnya berjualan barang-barang black market? Seperti handphone, yang masuk ke Indonesia lewat selundupan, tidak melalui bea cukai atau lembaga yang resmi milik pemerintah.

(Disampaikan oleh Awang Nugraha Admin BIAS N09)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in.

Secara asal pajak itu tidak ada dalam Islam, maka jual beli barang yang tidak dipajaki pun sah secara syariat, para ulama kibar dalam Lajnah Daimah menayatakan :

أما حكم البيع والشراء في السوق السوداء، فحكم البيع والشراء في غيرها؛ إذا توافرت شروط البيع جاز، وإلا فلا

“Adapun hukum jual-beli di pasar gelap (black market) sama dengan hukum jual-beli di pasar lainnya (pasar legal). Apabila persyaratan jual beli terpenuhi, hukumnya boleh. Jika tidak terpenuhi, maka tidak boleh.”

(Fatawa Lajnah Daimah : 13/240).

Akan tetapi manakala jual beli di pasar gelap ini menimbulkan madharat, berupa peluang terjadinya penipuan, kezaliman. Dan pelakunya dilarang oleh penguasa atau bahkan bisa ditangkap dan dipenjarakan maka yang lebih baik adalah meninggalkannya karena ini semua adalah madharat.

لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

Tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membahayakan orang lain.”

(HR Malik dalam Muwatha’ : 31, Ad-Daraquthni : 4461, Baihaqi : VI/69, Al-Hakim : II/57-58).

Wallohu A’lam
Wabillahittaufiq.

Tambahan faedah, klik https://bimbinganislam.com/?s=jual+beli

Dijawab dengan ringkas oleh:
👤 Ustadz Abul Aswad Al Bayaty حفظه الله تعالى
📆 Rabu , 06 Sya’ ban1440 H/ 11 April 2019

CATEGORIES
Share This

COMMENTS